Batam, publikatodays.com— Ketua DPD GRIB JAYA Provinsi Kepulauan Riau Junaidi Eddy bersama Ketua DPC Kota Batam Jumata memimpin langsung aksi penanaman 1.000 bibit mangrove jenis Rhizophora di Pesisir Kampung Tua, Tanjung Uma, Minggu siang. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026 dengan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Batam.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan, dihadiri beragam elemen masyarakat, perwakilan BPDAS Sei Jang Duriangkang, Ketua DPD HKTI yang diwakili Bpk. Budi Lesmana, Panglima Gagak Hitam Adinde Udin Pelor, Ketua HNSI Distrawandi, Ketua GAMAT, Ketua TAJAM, Ketua PERMAI, Ketua IKA, Ketua Yayasan Tuah Madani, Generasi Muda Witihama dari Adonara NTT, Lurah Tanjung Uma beserta jajaran Babinkamtibmas dan Babinsab, para tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta seluruh jajaran DPD, DPC, dan PAC GRIB JAYA se-Kepri.
Junaidi Eddy: Menanam Pohon, Menanam Kedamaian
Dalam sambutannya, Junaidi Eddy menegaskan kegiatan ini bukan sekadar pelestarian lingkungan, melainkan jawaban nyata atas isu yang sempat memanaskan suasana Batam.
“Fungsi mangrove bukan hanya menahan abrasi, tetapi menyejukkan udara. Begitu pun kita, selama ini ada yang berusaha memanaskan suasana, memperlebar perbedaan. Hari ini, kita buktikan: di Tanjung Uma, berbagai suku, agama, dan organisasi berkumpul dengan hati damai dan kepala dingin. Kita menanam pohon, tetapi yang lebih penting kita menanam persaudaraan.” ujar Junaidi Eddy.
Ia menegaskan, GRIB JAYA hadir untuk menjaga persatuan. Perbedaan bukan tembok pemisah, melainkan kekuatan yang menyatukan seluruh warga Kepri.
Jumata: DPC Kota Batam Komitmen Jaga Kondusivitas
Sementara itu, Ketua DPC Kota Batam Jumata mengajak seluruh warga untuk tidak mudah terprovokasi isu pemecah belah.
“Kami di tingkat DPC Kota Batam berkomitmen menjaga setiap sudut kota ini tetap kondusif. Kegiatan hari ini adalah bukti nyata: kita satu, kita kuat, kita peduli lingkungan sekaligus peduli sesama. Mari kita jaga persaudaraan ini di lingkungan masing-masing.” tegas Jumata.
Penanaman Simbolis & Kebersamaan
Penanaman bibit mangrove dilakukan secara simbolis dipimpin bersama oleh Junaidi Eddy dan Jumata, didampingi para ketua organisasi dan tokoh masyarakat setempat. Acara berlanjut dengan makan bersama serta pembagian sembako kepada seluruh anggota yang hadir.
Diharapkan, 1.000 bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh subur, melindungi garis pantai Tanjung Uma dari abrasi, sekaligus menjadi saksi kebersamaan warga yang beragam namun tetap bersaudara.
“Biarkan orang lain melihat: di Batam, di Kepri, kita hidup berdampingan dengan damai. Kepri yang damai adalah keinginan kita bersama.” pungkas Junaidi Eddy.














