PEMALANG , Publikatodaya.com — Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui proyek rekonstruksi ruas Jalan Tegalmulati–Loning dengan nilai kontrak mencapai Rp5,454 miliar (12/10/2026).
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp5.454.000.000. Sumber pendanaan berasal dari pinjaman daerah melalui Lembaga Keuangan Bank (LKB), dengan tahun anggaran 2026.
Dalam papan informasi tercantum tanggal kontrak 28 September 2026. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Bumi Rancang, dengan jangka waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.
Rekonstruksi ruas Jalan Tegalmulati–Loning menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur transportasi yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Kondisi jalan yang baik memiliki peran penting dalam memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi barang dan jasa, serta mempermudah akses menuju berbagai pusat kegiatan masyarakat.
Selain menunjang aktivitas sehari-hari, infrastruktur jalan yang memadai juga menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Akses transportasi yang lebih baik diharapkan dapat membantu kelancaran kegiatan perdagangan, meningkatkan efisiensi perjalanan, serta membuka peluang pengembangan potensi ekonomi di wilayah sekitar.
Peningkatan infrastruktur jalan juga perlu diimbangi dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan pekerjaan sesuai standar teknis. Dengan demikian, hasil pembangunan diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Dengan nilai kontrak mencapai miliaran rupiah, kualitas hasil pekerjaan menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian. Pelaksanaan proyek diharapkan berjalan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta jadwal yang telah ditetapkan.
Pengawasan dari pihak terkait juga diperlukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan terlaksana dengan baik. Aspek ketepatan waktu, kualitas konstruksi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur.
Masa pemeliharaan selama 365 hari kalender sebagaimana tercantum dalam papan informasi proyek juga menjadi bagian dari ketentuan pekerjaan yang perlu dilaksanakan sesuai kontrak.
Di sisi lain, masyarakat diharapkan turut mendukung pelaksanaan pembangunan dengan memperhatikan keselamatan saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan. Setelah proyek selesai, pemeliharaan dan kepedulian bersama terhadap kondisi jalan juga diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Melalui proyek rekonstruksi ruas Jalan Tegalmulati–Loning, peningkatan kualitas infrastruktur di Kabupaten Pemalang diharapkan semakin mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Pembangunan jalan yang dilaksanakan secara terencana, berkualitas, dan sesuai ketentuan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pengguna jalan. Dengan pengawasan yang optimal dan pelaksanaan yang dapat dipertanggungjawabkan, anggaran pembangunan diharapkan menjadi investasi infrastruktur yang mendukung kemajuan Kabupaten Pemalang.














