PEMALANG , PUBLIKATODAYS.COM– Menjelang Pilkades Serentak pada 9 November 2026, Plt Bupati Pemalang Nurkholes bersama Forkopimda memberikan pengarahan kepada para calon kepala desa agar menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan masyarakat. Pengarahan tersebut disampaikan dalam pembekalan calon kepala desa di ruang Pandawa Hotel Winner Pemalang, Rabu (28/10/2026).
Pembekalan diikuti calon kepala desa dari Kecamatan Ampelgading, Bantarbolang, Watukumpul, Randudongkal, Belik, Moga, Pulosari dan Warungpring.
Nurkholes mengatakan, demokrasi harus berjalan hingga tingkat desa dengan tetap menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat. Menurutnya, para calon kepala desa memiliki pengaruh besar di lingkungan masing-masing sehingga perlu memberikan contoh dalam berpolitik secara sehat.
Ia berharap persaingan dalam Pilkades tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Setelah pemilihan, seluruh pihak diharapkan kembali bersatu dan tidak membentuk kelompok-kelompok yang dapat merusak kebersamaan warga.
Sementara itu, Kajari Pemalang Rina Idawani mengingatkan para calon kepala desa agar mengedepankan adu gagasan, kreativitas dan inovasi untuk menyelesaikan persoalan serta mengembangkan potensi desa. Ia juga meminta calon menghindari provokasi, pengerahan massa berlebihan, dan praktik politik uang yang berpotensi memicu konflik sosial.
Kasdim 0711/Pemalang Mayor Kav Agus Solihin menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan selama tahapan Pilkades. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan dapat memicu gesekan antarcalon, pendukung, maupun masyarakat yang memiliki hubungan dekat, termasuk ikatan keluarga.
Karena itu, para calon diminta memberikan arahan yang jelas kepada tim sukses dan pendukung, menjaga silaturahmi antarcalon, tidak menyebarkan hoaks, serta mematuhi aturan hukum dan tanggung jawab moral. Kampanye hendaknya menjadi ajang menyampaikan gagasan dan solusi bagi masyarakat, bukan memicu permusuhan.
Senada, Kabag Ops Polres Pemalang Kompol Amin Mezy Syafiudin menyatakan Polres Pemalang bersama TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat akan terus bersinergi menjaga kondusivitas selama tahapan Pilkades. Para calon diimbau mengendalikan pendukung masing-masing agar tidak terjadi pelanggaran maupun gangguan keamanan akibat perbedaan pilihan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo menegaskan bahwa Pilkades merupakan hajat masyarakat desa, sedangkan pemerintah daerah bersama Forkopimda bertugas memfasilitasi dan mendampingi pelaksanaannya.
Ia mengajak seluruh calon kepala desa beserta tim pendukung untuk menjaga komunikasi, menghindari gesekan dan menyelesaikan persoalan melalui jalur yang tepat. Pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan pendampingan secara adil kepada seluruh calon serta membuka ruang konsultasi untuk mencegah kesalahpahaman.
Pilkades Serentak Kabupaten Pemalang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026 di 173 desa. Melalui pembekalan ini, seluruh calon kepala desa diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan sesuai aturan, sehingga pelaksanaan Pilkades berjalan aman, tertib, damai dan kondusif.
(Tim AWPB)














