Akibat Tak Direklamasi, Lubang Tambang di Nongsa Telan Nyawa Remaja

Batam,publikatodays.com– Nyawa kembali melayang di lubang bekas galian tambang yang tak pernah ditangani serius. Seorang remaja dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan air bekas tambang pasir di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (25/3/2026).

Peristiwa tragis ini terjadi saat korban bersama teman-temannya berada di sekitar lokasi tambang yang telah lama ditinggalkan tanpa pengamanan. Lubang bekas galian yang menganga itu kini berubah menjadi genangan air dalam, keruh, dan mematikan—ironisnya kerap dijadikan tempat bermain oleh anak-anak dan remaja.
Menurut keterangan warga, korban yang masih berusia belasan tahun diduga tidak mengetahui tingkat kedalaman kubangan tersebut. Saat berada di tepi, korban terpeleset dan langsung tenggelam. Upaya pertolongan dari rekan-rekannya gagal karena kondisi air yang dalam serta minimnya alat penyelamatan.
Warga sekitar yang panik berupaya melakukan pencarian secara manual. Namun nahas, saat korban ditemukan, nyawanya sudah tidak tertolong.
Kejadian ini bukan sekadar musibah, melainkan alarm keras atas kelalaian yang terus dibiarkan. Lubang-lubang bekas tambang yang tidak direklamasi telah lama menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga, terutama anak-anak. Namun hingga kini, seolah tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait.

“Ini bukan pertama kali. Sudah lama kami khawatir, tapi tidak pernah ada penanganan serius,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.
Minimnya pengawasan, tidak adanya pagar pengaman, serta absennya papan peringatan di lokasi mempertegas dugaan pembiaran terhadap potensi bahaya yang jelas terlihat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas korban maupun langkah konkret penanganan di lokasi kejadian.
Tragedi ini seharusnya menjadi titik balik. Pemerintah dan pihak terkait didesak tidak lagi menutup mata terhadap lubang-lubang maut bekas aktivitas tambang yang terbengkalai. Tanpa langkah nyata, bukan tidak mungkin korban berikutnya kembali jatuh- di tempat yang sama, dengan penyebab yang sama: kelalaian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *