Tiga Tahun Terbengkalai, Pemkab Pemalang Didesak Tingkatkan Mutu Jalan: Jangan Hanya Asal Tambal!

 

​PEMALANG, Publikatodays.com – Kondisi infrastruktur jalan kabupaten di wilayah Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, kian memprihatinkan. Selama tiga tahun terakhir, akses vital masyarakat tersebut dibiarkan rusak tanpa sentuhan perbaikan yang permanen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang.

​Kepala Desa Bojongnangka, Wahmu, mengungkapkan bahwa kerusakan parah setidaknya tersebar di empat titik krusial, yakni Jalan Sukun, Jalan Arbei, Jalan Kelengkeng, dan Jalan Siwalan. Sebagai pemegang otoritas wilayah, Wahmu mendesak dinas terkait untuk tidak lagi menutup mata atas kondisi ini.

​“Jalan ini wewenang Kabupaten. Kerusakannya sudah berlangsung sejak tiga tahun lalu dan hingga kini masyarakat masih harus bertaruh nyawa melewati jalan yang hancur,” tegas Wahmu saat ditemui di Kantor Balai Desa Bojongnangka, Selasa (21/4/2026).

Tak sekadar meminta perbaikan, Wahmu secara lugas mengkritik standar material yang selama ini digunakan. Ia meminta Pemkab Pemalang melakukan transformasi kualitas dengan beralih dari pengaspalan ke rabat beton (beton semen).
​Menurutnya, penggunaan aspal di wilayahnya terbukti tidak efektif dan cenderung membuang anggaran secara percuma karena daya tahannya yang singkat.

​”Memang kalau aspal secara volume terlihat lebih panjang, tapi kekuatannya tidak akan lama. Pemerintah sebenarnya bisa jauh lebih hemat anggaran jika menggunakan rabat beton. Meski jarak yang dicor mungkin tidak panjang dalam sekali pengerjaan, namun hasilnya akan awet hingga puluhan tahun,” jelasnya.

Selain masalah permukaan jalan, Wahmu menyoroti rusaknya sistem drainase yang menjadi pemicu utama cepatnya kerusakan infrastruktur. Meski pihak desa telah berupaya membangun drainase secara mandiri, faktor usia membuat saluran air tersebut kini tidak lagi berfungsi optimal.

​Ia menandaskan bahwa perbaikan jalan tanpa pembenahan drainase adalah kesia-siaan. Air yang meluap ke badan jalan akan selalu menjadi musuh utama bagi ketahanan jalan, baik aspal maupun beton.

​”Harapan kami jelas, tingkatkan kualitas jalan dengan pengecoran dan perbaiki sistem drainasenya secara terintegrasi. Jangan biarkan warga kami terus-menerus dirugikan oleh infrastruktur yang tidak layak,” pungkasnya.

​Responden: Prapto
Editor: Mas Al

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *