Sampang,publikatodays.com— Aksi Apel Akbar dan Aksi Damai dukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar ribuan warga di kawasan Monumen Trunojoyo hingga depan Kantor DPRD Kabupaten Sampang hari ini menuai sorotan tajam.
Diginisiasi Paguyuban SPPG se-Kabupaten Sampang, aksi ini diklaim sebagai wujud dukungan sukarela masyarakat demi keberhasilan program nasional pemenuhan gizi. Namun, informasi yang beredar di lingkungan persiapan menyebutkan hal sebaliknya.
Menurut sumber yang enggan disebutkan identitasnya demi keamanan, kehadiran massa bukan atas kesadaran sendiri. “Mereka diajak dan dijanjikan imbalan Rp200.000 per orang sebagai ‘amplop’ untuk hadir dalam aksi ini,” ungkap sumber tersebut.
Dugaan ini makin menguat dengan pertanyaan: Dari mana sumber dana untuk membayar ribuan peserta? Apakah ini murni gerakan rakyat atau sekadar pementasan untuk kepentingan pihak tertentu yang terlibat dalam pengelolaan dapur dan pasokan pangan MBG?
Hingga berita ini dirilis, panitia penyelenggara belum memberikan klarifikasi apapun. Jika terbukti benar, maka dukungan yang ditampilkan bukanlah aspirasi masyarakat, melainkan rekayasa untuk melegitimasi kepentingan ekonomi kelompok di balik layar.
Publik dan pihak berwenang berhak mengetahui fakta sebenarnya, agar program strategis negara ini tidak dinodai praktik yang merugikan kepercayaan bersama.
(Mat)















