Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Pemerintah Kecamatan Pemalang Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026 Melalui Sosialisasi di Desa Wanamulya

64
×

Pemerintah Kecamatan Pemalang Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026 Melalui Sosialisasi di Desa Wanamulya

Share this article

PEMALANG, Publikatodays.com – Pemerintah Kecamatan Pemalang terus menyiapkan kesiapan menjelang perhelatan akbar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Sebagai langkah awal dan bentuk keseriusan, sosialisasi tahapan dan regulasi Pilkades Serentak 2026 digelar di Balai Desa Wanamulya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, pada Minggu, 19 Juli 2026.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi forum strategi untuk menyatukan pemahaman dan menyetarakan persepsi seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa, agar seluruh rangkaian pesta demokrasi desa berjalan sesuai koridor hukum, aman, tertib, dan damai.

Hadir lengkap dalam kegiatan jajaran tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Pemalang, di antaranya Camat Pemalang Prasetyo Widiatmoko bersama staf kecamatan, Kapolsek Pemalang AKP Agus Soleh, SH, MH, Danramil Pemalang yang dipilih oleh Babinsa Desa Wanamulya, Kepala Desa Wanamulya Ribut Triyono, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seluruh perangkat desa, para Ketua RT dan Ketua RW se-Desa Wanamulya, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini sengaja diadakan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dan mendalam kepada masyarakat terkait alur, jadwal, regulasi, serta hak dan kewajiban semua pihak yang terlibat dalam Pilkades.

Kepala Desa Tekankan Tanggung Jawab Bersama

Dalam acara pembukaannya, Kepala Desa Wanamulya Ribut Triyono menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kehadiran serta antusiasme peserta. Menurutnya, kehadiran Forkopimcam dan seluruh unsur masyarakat menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk menyukseskan Pilkades.

Ia menegaskan, keberhasilan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara semata, melainkan menjadi tanggung jawab moril seluruh warga Desa Wanamulya.

“Keberhasilan Pilkades ini adalah milik kita bersama. Saya mengajak seluruh warga Desa Wanamulya untuk menyambut hajat demokrasi ini dengan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kekeluargaan. Pilihan boleh berbeda, tapi jangan sampai perbedaan itu memutus tali silaturahmi yang selama ini sudah kita rajut dengan baik,” ucap Ribut Triyono.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan kepada seluruh perangkat desa, Ketua RT, Ketua RW, dan para tokoh masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, memberitakan informasi, dan menjadi penyejuk di tengah masyarakat. Warga diminta untuk menyaring informasi dengan bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya atau berita hoaks.

Mari kita sukseskan bersama Pilkades ini dengan cara yang damai, jujur, dan sukses, demi mewujudkan masa depan Desa Wanamulya yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera untuk kita semua, imbuhnya.

Camat Sebut Pilkades Penentu Arah Pembangunan Enam Tahun

Sementara itu, Camat Pemalang Prasetyo Widiatmoko dalam arahannya memberikan penekanan bahwa Pilkades merupakan momentum yang sangat krusial dan strategis. Pilkades akan menentukan figur pemimpin sekaligus menentukan arah kebijakan dan pembangunan desa untuk enam tahun ke depan.

Oleh sebab itu, ia meminta agar seluruh tahapan Pilkades dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip profesional, transparan, akuntabel, jujur, dan adil, serta berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pilkades bukan sekadar ajang memilih kepala desa. Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata dari pelaksanaan demokrasi di tingkat desa yang harus kita jaga marwah dan kualitasnya. Saya berharap panitia yang nanti terbentuk bisa bekerja secara profesional, netral, dan transparan,” tegas Prasetyo.

Ia juga menyoroti pentingnya tahapan pemutakhiran data pemilih. Prasetyo menginstruksikan agar proses pendataan dilakukan secara cermat, teliti, dan valid, sehingga tidak ada satu pun warga Desa Wanamulya yang telah memenuhi syarat kehilangan hak konstitusionalnya sebagai pemilih.

“Keberhasilan Pilkades itu bukan hanya diukur dari siapa yang terpilih, tetapi juga dari bagaimana prosesnya berjalan aman, tertib, dan hasilnya dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Mari kita jadikan Pilkades di Desa Wanamulya ini sebagai contoh, sebagai role model pelaksanaan demokrasi desa yang berkualitas di Kabupaten Pemalang,” pungkasnya.

Komitmen Jaga Keamanan dan Netralitas

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Pemalang AKP Agus Soleh, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan komitmen penuh jajaran Kepolisian Sektor Pemalang untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan Pilkades Serentak 2026.

Ia mengajak seluruh bakal calon, tim pemenangan, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pihaknya juga mengingatkan agar semua pihak menghindari politik uang, kampanye hitam, ujaran kebencian, dan provokasi.

“Kami dari Polsek Pemalang siap memberikan jaminan keamanan. Kami akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dapat mengganggu kondusifitas. Saya juga pastikan bahwa Polri akan bersikap netral, tidak berpihak kepada calon manapun. Mari kita jaga bersama agar Pilkades berjalan sejuk dan aman,” ujar AKP Agus Soleh.

Senada dengan itu, Babinsa Desa Wanamulya yang mewakili Danramil Pemalang dalam sambutannya menyampaikan bahwa TNI siap bersinergi dengan Polri, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa dalam menjaga stabilitas wilayah. Ia menegaskan bahwa TNI akan memegang teguh netralitas dan akan berperan aktif membantu menciptakan suasana yang kondusif.

“Kami dari Koramil Pemalang akan selalu bersinergi. Netralitas TNI adalah harga mati. Tugas kami adalah memastikan wilayah tetap aman, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman tanpa rasa takut dan tanpa intimidasi,” tegasnya.

Memasuki sesi materi inti, peserta mendapatkan pemaparan secara rinci dan tuntas mengenai regulasi Pilkades Serentak 2026. Materi meliputi tahapan pembentukan panitia pemilu, mekanisme penjaringan dan penyaringan bakal calon kepala desa, tata cara verifikasi berkas, aturan penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT), penyelenggara pemilu, tata cara pemungutan dan pemungutan suara di TPS, hingga larangan-larangan yang wajib dipatuhi oleh calon, tim sukses, dan pemilih.

Melalui sosialisasi yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme ini, Pemerintah Kecamatan Pemalang berharap tingkat partisipasi pemilih di Desa Wanamulya dapat meningkat drastis. Diharapkan pula seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif, sehingga Pilkades dapat berjalan dengan aman, lancar, demokratis, dan mampu melahirkan pemimpin yang amanah, visioner, berintegritas, serta mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Desa Wanamulya.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *