Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Advertorial

BP Batam Siapkan Hujan Buatan Antisipasi El Nino, Jaga Pasokan Air Bersih untuk Warga dan Industri

1
×

BP Batam Siapkan Hujan Buatan Antisipasi El Nino, Jaga Pasokan Air Bersih untuk Warga dan Industri

Share this article
Example 468x60

Batam, publikatodays.com– Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan langkah antisipatif menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung pada Juni hingga Agustus 2026. Bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta AirNav Indonesia, BP Batam akan melaksanakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan guna menjaga ketahanan dan ketersediaan air baku di Kota Batam.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengatakan langkah tersebut penting untuk menjaga volume air di sejumlah waduk agar tetap berada pada level aman sehingga distribusi air bersih kepada masyarakat maupun sektor industri dapat berjalan optimal.

Example 300x600

Beberapa waduk yang menjadi perhatian utama antara lain Waduk Nongsa, Sei Ladi, Sei Harapan, Mukakuning, Tembesi, dan Duriangkang yang mengalami penurunan permukaan air baku cukup signifikan.
“Kami merencanakan modifikasi cuaca ini sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan El Nino. Meskipun hujan masih turun, sering kali tidak jatuh di area tangkapan waduk. Oleh karena itu, kami berupaya agar hujan dapat diarahkan ke wilayah waduk sehingga mampu menambah cadangan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Denny saat memimpin rapat koordinasi, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, operasi hujan buatan tahap awal akan dilaksanakan selama satu pekan. Selama pelaksanaan, BP Batam akan melakukan evaluasi terhadap efektivitas operasi serta dampaknya terhadap peningkatan debit air di waduk-waduk utama.
Selain upaya teknis, BP Batam juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air demi menjaga ketahanan pasokan di tengah ancaman musim kemarau panjang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih menghemat penggunaan air. Jika menemukan tindakan di luar prosedur terhadap jaringan air, segera laporkan kepada kami agar distribusi dan kebutuhan air dapat tetap terkendali,” tegasnya.

Belajar dari Singapura
Dalam rapat tersebut, Denny Tondano juga menyinggung rencana jangka panjang BP Batam dalam memperkuat ketahanan air baku dengan belajar dari keberhasilan Singapura dalam pengelolaan air.

Meski tidak memiliki sumber air alami yang melimpah, Singapura dinilai berhasil membangun sistem pengelolaan air modern melalui empat sumber utama pasokan air atau “keran nasional”, yakni air impor, desalinasi air laut, penampungan air hujan, dan NEWater atau air daur ulang.

Denny menyebut pengalaman Singapura menjadi inspirasi penting bagi BP Batam dalam menyusun strategi jangka panjang menghadapi tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan air akibat pertumbuhan penduduk serta industri di Batam.

“Seluruh kajian teknis yang berkaitan dengan ketahanan air baku di Batam sudah kita pertimbangkan. Saya juga akan berkoordinasi dengan pimpinan BP Batam terkait langkah-langkah antisipatif lain agar suplai air baku ini bisa terus maksimal di tengah pertumbuhan penduduk dan industri saat ini,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *