Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Advertorial

Berbeda gaya satu visi amsakar – Li Claudia Perkuat Pembangunan Batam

1
×

Berbeda gaya satu visi amsakar – Li Claudia Perkuat Pembangunan Batam

Share this article
Example 468x60

Batam, publicatodays.com— Dinamika kepemimpinan di Kota Batam kembali menjadi sorotan publik. Perbedaan karakter antara Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra justru dinilai menjadi kekuatan besar dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, menjaga stabilitas pemerintahan, serta memperkuat posisi Batam sebagai pusat investasi strategis nasional.

Di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan kawasan industri yang semakin kompetitif, duet kepemimpinan Amsakar–Li Claudia disebut mampu menghadirkan pola pemerintahan yang saling melengkapi dan melengkapi. Keduanya hadir dengan latar belakang dan gaya komunikasi yang berbeda, namun memiliki visi yang sama untuk membawa Batam tumbuh lebih maju, modern, dan berdaya saing.

Example 300x600

Amsakar Achmad yang telah meniti karir selama hampir tiga dekade di dunia birokrasi dikenal sebagai sosok yang tenang, komunikatif, sistematis, serta matang dalam mengambil kebijakan. Pengalaman panjangnya di pemerintahan menjadikan dirinya memahami secara detail tata kelola birokrasi, pelayanan publik, hingga strategi pembangunan daerah.

Sementara itu, Li Claudia Chandra hadir dengan karakter kepemimpinan yang tegas, cepat, dan lugas. Berasal dari latar belakang dunia usaha dan wirausaha, Li Claudia dikenal memiliki gaya kerja yang dinamis dan responsif terhadap berbagai persoalan di lapangan. Kombinasi dua karakter tersebut dinilai menciptakan keseimbangan dalam roda pemerintahan Kota Batam.
Amsakar menegaskan bahwa setiap pemimpin memiliki pendekatan dan gaya masing-masing. Namun menurutnya, selama tujuan utama tetap berpihak pada masyarakat dan kemajuan daerah, maka perbedaan karakter bukanlah hambatan, melainkan kekuatan.

“Kami saling melengkapi, saling melengkapi dan menutupi kekurangan masing-masing,” ujar Amsakar.

Menurutnya, yang paling penting dalam sebuah pemerintahan adalah seluruh kebijakan berjalan efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Yang terpenting bagaimana kebijakan pemerintah bisa berjalan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” lanjutnya.

Keharmonisan kepemimpinan keduanya juga terlihat dari tingginya tingkat kepercayaan dalam menjalankan roda pemerintahan. Hal tersebut tampak saat Amsakar dijadwalkan menunaikan ibadah haji pada 21 Mei 2026 mendatang. Selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, estafet kepemimpinan pemerintahan Kota Batam akan dipercayakan sepenuhnya kepada Li Claudia Chandra.

Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya bahwa koordinasi dan sinergi antara keduanya berjalan solid. Di berbagai kesempatan, Amsakar dan Li Claudia juga kerap tampil bersama dalam agenda pemerintahan, pembangunan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Belum lama ini, keduanya turut mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga Forkopimda untuk menjaga suasana Batam tetap aman dan kondusif di tengah tingginya aktivitas investasi dan pembangunan daerah.

Kekompakan pasangan pemimpin tersebut juga dinilai berdampak terhadap berbagai pencapaian positif Kota Batam dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi Batam terus menunjukkan tren meningkat. Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi berada di angka 6,69 persen dan meningkat menjadi 6,76 persen pada tahun 2025.

Tak hanya itu, angka kemiskinan juga berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Di sektor investasi, Batam mencatat pencapaian yang signifikan. Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp69,3 triliun atau melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi Batam sebagai salah satu kawasan unggulan unggulan di Indonesia.

Selain pertumbuhan ekonomi dan investasi, Kota Batam juga berhasil meraih 25 penghargaan tingkat nasional sepanjang tahun 2025. Berbagai penghargaan tersebut mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, inovasi daerah, hingga percepatan pembangunan.

Memasuki tahun 2026, tren positif tersebut terus berlanjut. Badan Pengusahaan Batam mencatat realisasi investasi triwulan I tahun 2026 mencapai Rp17,4 triliun atau tumbuh sebesar 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka tersebut sekaligus menempatkan Batam sebagai penyumbang investasi terbesar di Provinsi Kepulauan Riau dengan kontribusi mencapai 73,5 persen dari total investasi daerah.

Amsakar menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut bukanlah hasil kerja individu semata, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, Forkopimda, DPRD, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepemimpinan yang saling melengkapi harus terus dijaga agar Batam mampu mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi serta menjadi kawasan industri, perdagangan, dan investasi unggulan nasional.

Dengan perpaduan pengalaman birokrasi dan semangat kewirausahaan, duet Amsakar–Li Claudia dinilai menjadi representasi kepemimpinan modern yang adaptif terhadap tantangan zaman. Sinergi keduanya diharapkan mampu membawa Batam terus tumbuh menjadi kota industri dan investasi yang kompetitif, sekaligus tetap menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *