Batam, publikatodays.com- Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, menerima kunjungan kerja delegasi Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Simon Moreau, di ruang kerjanya pada Selasa (19/5/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan fokus pembahasan pada peluang kerja sama investasi di sektor industri kreatif, ekonomi digital, serta pengembangan teknologi berbasis inovasi di Batam.
Dalam kesempatan itu, Fary Francis memaparkan berbagai potensi strategis Batam sebagai daerah investasi unggulan yang memiliki posisi geografis sangat kompetitif karena berada di jalur perdagangan internasional dan berdekatan dengan Singapura maupun Malaysia. Menurutnya, Batam saat ini terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang tidak hanya bertumpu pada sektor manufaktur, tetapi juga mulai mengarah pada penguatan ekonomi kreatif dan transformasi digital.
Fary menegaskan bahwa BP Batam berkomitmen penuh dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, modern, dan kompetitif guna menarik lebih banyak investor asing untuk menanamkan modalnya di Batam.
Salah satu fokus utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut ialah pengembangan kawasan Data Centre di Nongsa sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dinilai memiliki prospek besar sebagai pusat ekonomi digital dan teknologi di Indonesia.
Menurut Fary, pengembangan Data Centre di Nongsa merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital nasional sekaligus menjadikan Batam sebagai hub teknologi dan pusat inovasi di kawasan Asia Tenggara. Dengan dukungan infrastruktur, konektivitas internasional, serta letak geografis yang strategis, Nongsa diyakini mampu menjadi magnet investasi baru di sektor teknologi informasi dan ekonomi digital.
“BP Batam terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan Data Centre di Nongsa. Kawasan ini memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi baru berbasis teknologi, inovasi, dan industri digital yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Batam secara berkelanjutan,” ujar Fary.
Selain membahas sektor digital, kedua pihak juga menyoroti pentingnya pengembangan industri kreatif sebagai salah satu sektor ekonomi masa depan yang mampu memberikan dampak luas terhadap pertumbuhan daerah. Industri kreatif dinilai tidak hanya mampu menciptakan nilai ekonomi tinggi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat global.
Delegasi Kanada disebut memberikan apresiasi terhadap perkembangan investasi dan transformasi ekonomi yang tengah dilakukan oleh BP Batam. Kanada juga melihat peluang besar untuk menjalin kolaborasi yang lebih luas, khususnya di bidang teknologi, ekonomi kreatif, pengembangan sumber daya manusia, hingga investasi berkelanjutan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan kerja sama antara Batam dan Kanada, sekaligus membuka peluang investasi baru yang dapat memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.



















