Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
AdvertorialBeritaBusiness

Meranti Dapat Jatah Bedah 200 Rumah dari Pusat, Bupati Asmar: Dorong Pengentasan Kemiskinan

40
×

Meranti Dapat Jatah Bedah 200 Rumah dari Pusat, Bupati Asmar: Dorong Pengentasan Kemiskinan

Share this article

Publikatoday.Com -Selatpanjang – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi mengantongi alokasi rehabilitasi untuk 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan ini mengucur lewat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang bersinergi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI.

Alokasi kakap ini merupakan buah manis dari rapat koordinasi virtual yang dilakoni Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kepala BNPP RI Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait beberapa waktu lalu. Dalam rakor tersebut, Meranti bersaing bersama 40 kepala daerah dari wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) dan kawasan perbatasan.

Example 300x600

“Alhamdulillah, pada tahap pertama bantuan stimulan rumah swadaya (BSPS) dari Kementerian PKP, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan alokasi sebanyak 200 rumah,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kepulauan Meranti, Agustiono, kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Merespons kabar baik ini, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melayangkan apresiasi tinggi kepada Mendagri sekaligus Kepala BNPP RI Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait. Asmar menegaskan, intervensi pusat ini sangat krusial bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayahnya.

“Bantuan ini akan memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian yang sehat, aman, dan layak sehingga dapat mendorong pengentasan kemiskinan di Kepulauan Meranti,” kata Asmar.

Program BSPS ini diyakini tidak hanya sekadar membedah rumah, melainkan juga menjadi stimulus bagi perputaran ekonomi lokal lewat distribusi material bangunan dan pelibatan tenaga kerja setempat untuk menekan angka kemiskinan ekstrem.

Sudah Masuk Tahap Fisik Agustiono membeberkan, 200 unit rumah yang direhabilitasi ini tersebar di enam desa, meliputi:

Desa Renak Dungun

Desa Mekong

Desa Alai

Desa Tenan

Desa Lukun

Desa Sungai Tohor

Ia memastikan seluruh calon penerima bantuan telah lolos verifikasi ketat oleh tim fasilitator Kementerian PKP RI. Saat ini, proyek di lapangan sudah mulai digesitkan.

“Verifikasi sudah selesai dilaksanakan. Saat ini program sudah masuk progres pelaksanaan fisik dan material juga mulai didistribusikan. Kita berharap program ini berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” imbuh Agustiono.

Sebelumnya, Kepala BNPP Tito Karnavian sempat menegaskan bahwa program BSPS di wilayah perbatasan merupakan instrumen negara dalam menghadirkan keadilan pembangunan. Senada dengan Tito, Menteri PKP Maruarar Sirait juga menekankan bahwa renovasi rumah rakyat adalah perintah langsung dan prioritas nasional dari Presiden RI.*** KS

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *