Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahHukum

Dugaan Oknum Polri Aktif Polres Sampang Jadi “Tukang Backup” Proyek P3A/HIPPA di Desa Bencelok  

23
×

Dugaan Oknum Polri Aktif Polres Sampang Jadi “Tukang Backup” Proyek P3A/HIPPA di Desa Bencelok  

Share this article

Sampang Publikatodays. – 7 Juli 2026 – Muncul dugaan kuat di masyarakat Desa Bencelok, Kecamatan Jrengik, bahwa ada anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) aktif yang bertugas di Polres Sampang diduga berperan sebagai pendukung atau “tukang backup” proyek pembangunan saluran irigasi yang dikelola oleh kelompok HIPPA/P3A bernama Donggala. Oknum tersebut diketahui berinisial R.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan ini mencuat setelah adanya indikasi keterlibatan pihak di luar kelompok petani dalam proses pengurusan hingga pelaksanaan proyek yang bersumber dari dana bantuan irigasi tersebut.

Example 300x600

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Desa Bencelok membenarkan adanya informasi terkait oknum tersebut:

“Memang benar, dulu ada warga Desa Bencelok yang saat ini berstatus sebagai anggota Polri aktif. Dia pernah datang dan meminta atau memohon agar diberikan lokasi proyek HIPPA/P3A di desa ini,” ungkap Kades saat dikonfirmasi via w.
A , Selasa (7/7).

Namun hingga saat ini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai apakah permintaan tersebut dikabulkan, seberapa besar keterlibatan oknum dalam pelaksanaan proyek, serta apakah ada kepentingan pribadi atau transaksi yang menyertai permintaan itu.

Perlu diketahui, proyek P3A/HIPPA dilarang keras dikuasai atau didikte oleh pihak yang bukan anggota kelompok petani pemakai air, apalagi aparat penegak hukum yang seharusnya menjaga netralitas dan mengawasi jalannya pembangunan. Keterlibatan oknum Polri diduga berpotensi melanggar aturan netralitas aparat, serta merugikan hak petani yang seharusnya mengelola proyek secara mandiri dan swakelola.

Sampai berita ini diturunkan, awak media belum berhasil menjalin komunikasi langsung dengan oknum berinisial R maupun pihak Polres Sampang untuk meminta tanggapan terkait dugaan tersebut.

Masyarakat berharap pihak kepolisian bersikap transparan, segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan internal. Jika terbukti ada pelanggaran, harus ada tindakan tegas sesuai aturan kedinasan dan hukum yang berlaku. Proyek irigasi ini adalah hak petani, harus dikelola dengan jujur, bersih, dan bermanfaat sepenuhnya untuk sawah dan kesejahteraan warga Desa Bencelok.

(Mat)

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *