Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

‎Suyud Nahkodai BPPD Kabupaten Sidoarjo, Promosi Wisata Berbasis Kolaborasi Jadi Prioritas

71
×

‎Suyud Nahkodai BPPD Kabupaten Sidoarjo, Promosi Wisata Berbasis Kolaborasi Jadi Prioritas

Share this article

Sidoarjo Publikatodays – Upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah terus diperkuat. Komitmen tersebut ditandai dengan pengukuhan Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2026–2029 yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/7/2026).

Pengukuhan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sidoarjo itu dipimpin Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Iriyanto, S.Sos., M.Si. Dalam kesempatan yang sama juga dicanangkan Gerakan Promosi Pariwisata Terpadu dan Inovatif, sebagai langkah awal membangun sistem promosi yang lebih modern, kolaboratif, dan mampu menjangkau pasar wisata yang lebih luas.

Suasana pelantikan berlangsung semarak. Tamu undangan disambut penampilan Tari Banjar Kemuning dari Sanggar Lintang Kencana yang menggambarkan kekayaan budaya lokal Sidoarjo. Hadir pula Kepala Bidang Pariwisata Ruli Rochmawati, S.E., jajaran organisasi perangkat daerah, unsur Forkopimda, pelaku industri pariwisata, komunitas budaya, asosiasi pariwisata seperti ATPI, PRESTASI, AITTA, ASTINDO, PHRI, HPI, serta perwakilan berbagai destinasi wisata di Kabupaten Sidoarjo.

Mewakili Bupati Sidoarjo, Yudhi Iriyanto menegaskan bahwa Kabupaten Sidoarjo memiliki modal besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Potensi tersebut mencakup wisata religi, wisata sejarah, wisata budaya, wisata kuliner, hingga ekowisata yang tersebar di berbagai wilayah.

Menurutnya, kekayaan potensi tersebut harus didukung strategi promosi yang lebih kreatif, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi digital agar mampu bersaing dengan daerah lain.

“Pengurus BPPD yang baru harus mampu membaca peluang di era digital. Sidoarjo memiliki banyak potensi yang perlu dikemas secara menarik sehingga menjadi magnet bagi wisatawan, tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Sinergi dengan pelaku usaha, komunitas kreatif, akademisi, media, serta masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun industri pariwisata yang berkelanjutan.

“Selamat bekerja kepada Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Sidoarjo yang baru dilantik. Mari kita bangun pariwisata Sidoarjo yang maju, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Target akhir Gerakan Promosi Pariwisata Terpadu ini adalah mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya ke Kabupaten Sidoarjo,” tegas Yudhi.

Sementara itu, Ketua BPPD Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029, Suyud Suprihadji, SP., MM, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan segera bergerak menyusun program kerja yang fokus pada penguatan citra dan branding pariwisata daerah.

Menurutnya, BPPD bukan sekadar lembaga promosi, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, komunitas kreatif, pegiat budaya, akademisi, media, dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi wisata daerah.

“Kami berkomitmen menjadikan BPPD sebagai wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Potensi wisata Sidoarjo sangat besar. Tugas kami adalah mengemas, memasarkan, dan mempromosikannya secara profesional sehingga semakin dikenal serta mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Suyud.

Ia menjelaskan, pola promosi ke depan tidak lagi hanya mengandalkan kegiatan seremonial. Pemanfaatan media digital, penyelenggaraan berbagai event, penguatan identitas destinasi, promosi berbasis konten kreatif, hingga kemitraan dengan dunia usaha akan menjadi strategi utama BPPD.

“Pariwisata adalah sebuah ekosistem. Keberhasilannya bergantung pada kolaborasi semua pihak. BPPD siap menjadi jembatan yang menyatukan kekuatan pemerintah, dunia usaha, komunitas budaya, media, akademisi, dan masyarakat untuk membangun pariwisata Sidoarjo yang berdaya saing tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal,” tegasnya.

Suyud juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungan terhadap pelantikan pengurus BPPD. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada berbagai mitra yang berpartisipasi menyukseskan kegiatan, di antaranya Wuling Bless, Luminor Sidoarjo, Aston Inn Batu, Aston Sidoarjo, Swiss-Belinn Airport, Joglo Resto, Tilamas Hotel, MM Resto by Pas Juanda, Indocafe, Spikoe-koe, Jalapati, ABN Tour, Cleo, Sari Wahyu Catering, Gifaka Tumbuh Bersama, Delta Sinar Mayang Hotel, Hamdalah Tour, Giska Trans, Mansa Tour 8, Kharisma Wisata, AksayaPatra, Rawon Soerabaja, serta berbagai pihak lainnya.

Pelantikan kepengurusan baru BPPD diharapkan menjadi momentum lahirnya berbagai inovasi promosi yang mampu memperkuat posisi Kabupaten Sidoarjo sebagai destinasi wisata yang kompetitif. Dengan mengoptimalkan potensi budaya, kuliner, ekonomi kreatif, serta kekayaan destinasi lokal, sektor pariwisata diyakini dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, dan meningkatnya daya saing daerah.

Melalui kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, media, dan masyarakat, Sidoarjo optimistis mampu memperluas jangkauan promosi sekaligus menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan bagi setiap pengunjung. Semangat itulah yang kini diusung BPPD sebagai langkah awal membangun wajah baru pariwisata Sidoarjo yang lebih modern, inovatif, dan berkelas.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Batam, publikatodays.com— Peredaran rokok merek Lenox di sejumlah…