STAINUS Peduli, Berkarakter & Berdampak: Pengajian Rutin dan Santunan Yatim Piatu Jadi Wujud Kampus Profesional, Futuristik, Religius
Publika Todays.com|Garut- Sekolah Tinggi Agama Islam Nusantara (STAINUS) Garut menggelar kegiatan *Pengajian Rutin & Santunan Yatim Piatu pada hari ini, Jumat, 18 September 2026*, bertempat di Auditorium STAINUS Garut, Jl. Pembangunan No. 161 Tarogong, Garut.
Kegiatan yang mengusung tema “Berbagi Berkah, Meraih Berkah: STAINUS Peduli, Berkarakter & Berdampak”, ini dihadiri oleh Ketua STAINUS Garut, jajaran dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa baru, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim piatu dari lingkungan sekitar kampus.

Dalam sambutannya, Ketua STAINUS Garut, Risan Sugiayasin, S.Pd., MM, menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar tulisan di spanduk, melainkan jati diri kampus.

“Ini bukan sekadar tema tulisan di spanduk, tapi ini adalah jati diri kita. Kampus STAINUS Garut ini kita dirikan dengan 3 cita-cita: Pertama, Profesional. Kita ingin pendidikan Islam yang tertata, bermutu, dan berdaya saing. Kedua, Futuristik. Kita ingin mahasiswa yang melek teknologi, siap menghadapi Indonesia Emas 2045. Ketiga, dan yang paling utama, Religius. Apalah arti profesional dan futuristik tanpa keberkahan?” tegas Risan di hadapan hadirin.
Risan menjelaskan, keberkahan kampus terletak pada kepedulian sosial, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu di surga seperti ini”_ – beliau mengisyaratkan dua jari yang berdekatan. [HR. Bukhari]
Menurutnya, kegiatan pengajian dan santunan ini merupakan implementasi nyata dari visi, Transformasi Mahasiswa Berkarakter, Berkarya, dan Berdampak.
“Berkarakter artinya kita punya empati, punya akhlak mulia. Berkarya artinya kita berkarya tidak hanya untuk diri sendiri, tapi untuk umat. Berdampak artinya kehadiran STAINUS di Garut harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Risan juga berpesan khusus kepada seluruh mahasiswa baru STAINUS Garut.
“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa baru: Jadilah sarjana yang tidak hanya pintar otaknya, tapi lembut hatinya,” pesan Risan.
Pesan haru juga disampaikan kepada anak-anak yatim piatu yang hadir.
“Untuk anak-anakku yatim piatu, kalian adalah tamu istimewa kami. Jangan pernah merasa sendiri. Mulai hari ini, STAINUS Garut adalah rumah kedua kalian. Kami adalah keluarga kalian,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Ketua STAINUS Garut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung acara, khususnya kepada, Hj. Nti Yuliawati, serta seluruh dosen dan mahasiswa yang telah menyisihkan rezekinya.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah, doa bersama, dan prosesi penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim piatu. Acara berlangsung khidmat dan penuh keharuan.
Tentang STAINUS Garut:
Sekolah Tinggi Agama Islam Nusantara (STAINUS) Garut adalah perguruan tinggi Islam yang berkomitmen menjadi kampus yang Profesional, Futuristik, dan Religius, dengan visi mencetak generasi unggul berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045, berlandaskan Islam Nusantara yang rahmatan lil alamin.














