Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Advertorial

Rute Penerbangan Batam–Penang Resmi Dibuka, BP Batam Bidik Peluang Investasi dan Pariwisata

35
×

Rute Penerbangan Batam–Penang Resmi Dibuka, BP Batam Bidik Peluang Investasi dan Pariwisata

Share this article

BATAM, PublikaTodays.com — Konektivitas udara internasional Batam kembali bertambah dengan dibukanya rute penerbangan langsung Batam–Penang, Malaysia, pada Minggu (18/10/2026). Rute baru ini diharapkan memperkuat hubungan ekonomi lintas negara sekaligus membuka peluang investasi dan pariwisata di Kota Batam.

Pembukaan rute tersebut ditandai dengan Inauguration Ceremony yang dihadiri Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama sejumlah pemangku kepentingan. Penerbangan perdana disambut melalui prosesi pengalungan bunga kepada pilot, awak kabin, dan penumpang di Gate A1 Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Rute Batam–Penang merupakan hasil kolaborasi PT Bandara Internasional Batam dengan Batik Air Malaysia. Penerbangan ini dijadwalkan beroperasi tiga kali dalam sepekan untuk mempermudah mobilitas masyarakat, wisatawan, serta pelaku usaha dari kedua wilayah.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pengembangan konektivitas udara tersebut sejalan dengan penguatan kewenangan BP Batam melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2025.

Menurutnya, regulasi tersebut mencakup berbagai aspek pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB), perizinan berusaha berbasis risiko, hingga perluasan wilayah kerja KPBPB Batam.

“Pembukaan rute ini menjadi momentum yang baik bagi BP Batam untuk mendukung peningkatan pelayanan perizinan,” ujar Ariastuty.

Ia berharap kehadiran penerbangan langsung tersebut tidak hanya menambah pilihan transportasi udara, tetapi juga mempererat hubungan ekonomi antara Batam dan Penang.

“Kami berharap tidak hanya pilihan transportasi udara yang bertambah, tetapi juga hubungan ekonomi lintas negara menguat dan peluang baru bagi pertumbuhan pariwisata serta investasi di Batam semakin terbuka,” katanya.

Sementara itu, Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, menilai akses penerbangan langsung dapat mempermudah mobilitas pelaku usaha serta memperluas jaringan bisnis antara Indonesia dan Malaysia.

Dendi menyebut Malaysia termasuk dalam lima besar negara investor di Batam pada 2025 berdasarkan data yang dirangkum BP Batam. Karena itu, peningkatan konektivitas udara dinilai berpotensi mendukung hubungan bisnis sekaligus mendorong masuknya investasi baru.

“Penguatan akses udara diharapkan dapat mendukung perluasan jejaring bisnis serta membuka peluang investasi baru,” kata Dendi.

Dari sektor pariwisata, Batam juga memiliki potensi pasar yang besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam yang disampaikan BP Batam, sebanyak 1,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara tercatat masuk melalui Batam sepanjang 2025.

Angka tersebut berkontribusi sebesar 79,58 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai sekitar 2 juta kunjungan pada periode yang sama.

Capaian itu turut memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia melalui jalur udara, setelah Bali dan Jakarta.

Dengan beroperasinya rute Batam–Penang, konektivitas internasional Batam diharapkan semakin berkembang. Tantangan berikutnya adalah memastikan peluang tersebut dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kunjungan wisatawan, perluasan aktivitas usaha, serta realisasi investasi yang memberikan manfaat nyata bagi perekonomian dan masyarakat Batam.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *