Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Bupati Sidoarjo Pastikan Tak Ada Santri Meninggal, Korban Dugaan Keracunan Massal Ditangani Maksimal

10
×

Bupati Sidoarjo Pastikan Tak Ada Santri Meninggal, Korban Dugaan Keracunan Massal Ditangani Maksimal

Share this article

SIDOARJO, publikatodays.com— Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, MKn bergerak cepat memastikan kondisi para santri yang diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Subandi turun langsung mengecek kondisi para santri pada Selasa malam, 1 September 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidoarjo Eri Sudewo.

Example 300x600

Rombongan terlebih dahulu mendatangi Pondok Pesantren Mambaul Hikam Tanggulangin untuk melihat kondisi para santri. Setelah itu, Bupati bersama rombongan melanjutkan pengecekan ke sejumlah rumah sakit yang merawat para korban, di antaranya RS Delta Siti Hajar, RS Delta Surya, dan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh santri yang mengalami keluhan mendapatkan pelayanan medis secara cepat dan tepat.

Di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Bupati Subandi menegaskan bahwa tidak ada santri yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada yang meninggal. Semua pasien sudah tertangani dengan baik. Kalau nanti ada berita yang menyebut ada yang meninggal, itu tidak benar. Kami sudah memastikan dan mengecek langsung kondisi para santri di rumah sakit,” tegas Subandi.

Menurutnya, kondisi para santri yang menjalani perawatan secara umum berangsur membaik. Pemkab Sidoarjo juga terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan pelayanan medis diberikan secara maksimal.

“Kami berkoordinasi dengan semua rumah sakit untuk melakukan penanganan dan memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara yang disampaikan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, sekitar 200 santri mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit.

“Yang di rumah sakit ini kurang lebih 200-an. Cuma sudah membaik semuanya. Sebagian nanti bisa pulang karena kondisinya sudah baik,” kata Subandi.

Sementara itu, lebih dari 58 santri menjalani perawatan di RS Siti Hajar. Para santri disebut dalam kondisi baik dan mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

Bupati Sidoarjo juga mengimbau para wali santri agar tidak panik dan tetap tenang. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memantau perkembangan kondisi para santri sampai seluruhnya dinyatakan pulih.

“Saya mengimbau para wali santri semuanya, tidak usah ada kekhawatiran. Kami sebagai pimpinan daerah sudah memaksimalkan penanganan. Insya Allah semua santri akan sembuh,” katanya.

Selain memastikan penanganan medis, Pemkab Sidoarjo akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

Subandi mengatakan pihaknya akan memanggil Dinas Kesehatan Sidoarjo serta Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Sidoarjo untuk menindaklanjuti dugaan keracunan tersebut.

“Besok kami panggil Dinas Kesehatan dan Dinas Perizinan. Jika nanti hasil pemeriksaan memastikan kejadian ini disebabkan oleh makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), tentu akan segera kami tindak lanjuti,” kata Subandi.

Pemeriksaan nantinya akan mencakup kelayakan makanan, mulai dari proses pengolahan hingga penyajiannya. Pemerintah juga akan mengecek aspek perizinan dari pihak penyedia makanan.

“Kami akan melihat bagaimana proses kelayakan makanannya. Mulai pengolahan seperti apa, termasuk izin-izinnya. Semua akan kami cek dan tindak lanjuti bersama dinas terkait,” tegasnya.

Pemkab Sidoarjo memastikan akan terus memantau kondisi para santri dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit serta instansi terkait hingga seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan dinyatakan pulih.

Eka Aristiya Juni Artomo
Wartawan: publikatodys.com
Provinsi: Jawa Timur

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *