Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
DaerahSosial

Dinas Pertanian Garut Bangun Irigasi Perpompaan di Sukamerang Kersamanah, Garut. Nilai Kontrak Capai Rp155 Juta/Poktan

18
×

Dinas Pertanian Garut Bangun Irigasi Perpompaan di Sukamerang Kersamanah, Garut. Nilai Kontrak Capai Rp155 Juta/Poktan

Share this article

Publika Todays.com|Garut- Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pertanian melaksanakan pembangunan konstruksi irigasi perpompaan di wilayah Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat dengan nilai kontrak mencapai Rp155.700.000 per Poktan.

 

Example 300x600

Pekerjaan ini dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Desa Sukamerang pada tahun anggaran 2026. Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, nomor kontrak tercatat 32.05.50.IRPOM/Kpts/PPK.LIP.2.9.1/SPK/06/2026, ditandatangani pada 24 Juni 2026. Waktu pelaksanaan pekerjaan berlangsung dari 24 Juni 2026 hingga 31 Desember 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan memperbaiki saluran irigasi berbasis sistem perpompaan guna mendukung pengairan lahan pertanian palawija di wilayah tersebut. Dengan dikerjakan secara swakelola oleh kelompok tani, diharapkan masyarakat setempat dapat berpartisipasi langsung dalam pembangunan serta memahami pengelolaan dan pemeliharaan pasca-pembangunan.

Pembangunan irigasi perpompaan menjadi salah satu upaya Dinas Pertanian Kabupaten Garut untuk menjamin ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian, meningkatkan produktivitas tanaman pangan, serta mendorong kesejahteraan petani di daerah yang memiliki keterbatasan pasokan air secara alami.

Masyarakat dan kelompok tani setempat berharap pembangunan ini dapat berjalan sesuai rencana, berkualitas, dan bermanfaat jangka panjang bagi peningkatan hasil panen serta perekonomian warga Desa Sukamerang dan sekitarnya.

Kepala Desa Sukamerang, Bunyamin, memaparkan rincian bantuan pembangunan irigasi perpompaan yang sedang berlangsung di wilayahnya. Menurut keterangannya, Selasa (8/9/2026), bantuan tersebut mencakup tiga titik lokasi dengan nilai anggaran yang sama.

“Itukan ada tiga, Gapoktan satu, dua sampai dengan tiga nilai anggarannya sama segitu bantuan dari pertanian. Di kampung Pangkalan, kampung Cipejeh dan kampung Sukamulya dan itu ajuan dari Poktan tahun 2024, karena mungkin ada efisiensi jadi pencairannya sekarang,” ungkap Bunyamin.

Kepala desa menegaskan bahwa tujuan utama bantuan pembangunan irigasi perpompaan ini adalah untuk mengatasi masalah kekeringan yang kerap melanda lahan pertanian di wilayah tersebut serta membantu petani dalam mengembangkan tanaman palawija.

“Itu untuk mengatasi kekeringan dan membantu palawija untuk kelompok tani,” tambahnya.

Di sisi lain, Bunyamin menyampaikan harapan besar kepada pemerintah Kabupaten Garut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga pemerintah pusat untuk memberikan bantuan tambahan, baik di bidang infrastruktur maupun pertanian. Hal ini dikarenakan alokasi anggaran Dana Desa untuk tahun 2026 mengalami pemangkasan yang cukup besar, sehingga kemampuan desa dalam membiayai pembangunan menjadi sangat terbatas.

“Walaupun dana desa tidak ada, ya mending ada bantuan seperti ini, kebetulan infrastruktur saya kan mengajukan usaha usaha tani dengan jalan produksi pertanian yang ada di kampung babakan jati sampai Cimanuk yang panjang nya 1 kilo enam ratus, ” ujarnya.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *