Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaHukum

Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem Di Duga Menghindar: ASKAINDO Sulut Noldy Poluakan Desak Kapolda Sulut dan Kejati Usut Korupsi Dana Hibah Pilkada

2
×

Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem Di Duga Menghindar: ASKAINDO Sulut Noldy Poluakan Desak Kapolda Sulut dan Kejati Usut Korupsi Dana Hibah Pilkada

Share this article

Minahasa Selatan-Publikatodays.com, Sikap Ketua Bawaslu Kabupaten Minahasa Selatan, Eva Keintjem menuai sorotan. Saat dikonfirmasi media terkait dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024, Eva diduga memilih bungkam dan menghindar.

Kondisi ini memicu kecurigaan dari sejumlah LSM dan Ormas Anti Korupsi di Sulawesi Utara, Senin (14/9/2026)

Example 300x600

DIJANJIAN TAPI TIDAK ADA DI TEMPAT

sejumlah awak media bersama ASKAINDO Sulut, LI-TIPIKOR Sulut Minsel mendatangi Kantor Sekretariat Bawaslu Minsel.

Kedatangan mereka untuk melakukan konfirmasi langsung kepada Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem terkait laporan masyarakat.

Namun, Ketua Bawaslu tidak berada di tempat. Padahal pertemuan tersebut telah dijanjikan beberapa hari sebelumnya.

“Kami terkesan dibohongi. Ketua Eva tidak profesional, menghindar. Ada apa ini? Sikap seperti ini menimbulkan kecurigaan dan prasangka buruk, apalagi berkaitan dengan laporan dugaan korupsi tersebut,” ujar Noldy Poluakan, Ketua ASKAINDO Sulut.

SUSAH DIHUBUNGI, NOMOR TIDAK AKTIF SAAT JAM KERJA

Upaya konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp juga menemui jalan buntu. Nomor pribadi Ketua Eva tidak aktif.

Ironisnya, beberapa kali tim sekretariat Bawaslu Minsel justru menghubungi awak media di jam kerja, sementara nomor pimpinannya tidak dapat dihubungi.

“Sebagai pejabat publik seharusnya gampang ditemui dan gampang dihubungi dalam rangka koordinasi dan pemenuhan kewajiban pelayanan publik. Apalagi di internal Bawaslu Minsel sendiri, demi kecepatan dan ketepatan serta peningkatan pelayanan masyarakat hal itu menjadi kewajiban,” kata Noldy.

KONFIRMASI LAPORAN DUGAAN KORUPSI DANA HIBAH

Maksud kedatangan LSM dan media, lanjut Noldy, adalah untuk konfirmasi laporan masyarakat terkait dugaan korupsi dana Hibah Pilkada 2024 yang tertuang dalam NPHD antara Bawaslu Minsel dengan Pemkab Minahasa Selatan.

 

“Insting investigasi kami sebagai pegiat anti korupsi menjadi tertantang karena kecurigaan atas sikap dari Ketua Bawaslu Eva yang mencurigakan tersebut,” ujarnya.

 

DESAK KAPOLDA SULUT BERTINDAK

Atas dasar itu, ASKAINDO Sulut mendesak Kapolda Sulawesi Utara yang baru, Brigjen Pol. Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. untuk segera melakukan penyelidikan.

“Kami minta Kapolda yang baru usut dugaan korupsi yang ada di Bawaslu Minsel. Ini sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto tentang Pemberantasan Korupsi,” tutup Noldy.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem belum memberikan keterangan resmi.

Jacky Saroinsong

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *