Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Banjir Lagi dan Lagi, Warga Depan Kantor DPRD Berau: “Kami Kebagian Genangan, Mereka Kebanyakan Janji”

36
×

Banjir Lagi dan Lagi, Warga Depan Kantor DPRD Berau: “Kami Kebagian Genangan, Mereka Kebanyakan Janji”

Share this article
foto banjir pass...! didepan kantor DPRD Kabupaten Berau.

Berau Publikatodays.com – Jalan Gatot Subroto kembali menjadi langganan banjir. Ironisnya, genangan yang terus menyelimuti permukiman warga itu berada tepat di depan kawasan kantor DPRD Berau. Setiap hujan turun, warga di kawasan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, seolah sudah bersiap menghadapi “ritual tahunan, mingguwan  dan harian” dimana waktu  hujan turun, Yang tak pernah benar-benar selesai. Air meluap ke badan jalan hingga masuk ke halaman rumah warga.

Drainase yang diduga tak mampu menampung debit air membuat kawasan tersebut berubah seperti kolam besar hanya dalam hitungan jam setelah hujan deras mengguyur.

“Kalau hujan deras satu sampai dua jam saja, pasti banjir. Sudah capek kami mengeluh,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan drainase dan tata kelola lingkungan perkotaan. Sebab, lokasi banjir bukan berada di pelosok terpencil, melainkan tepat di depan gedung wakil rakyat yang setiap hari dilewati pejabat dan pengambil kebijakan.

Warga menilai pemerintah seolah lamban bertindak meski persoalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Janji normalisasi drainase dan pembenahan saluran air dinilai belum memberi dampak nyata di lapangan. “Lucu saja, depan kantor DPRD saja banjir terus.

Bagaimana yang di daerah lain?” kata warga lainnya. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, banjir juga memicu kekhawatiran akan kerusakan rumah, meningkatnya penyakit, hingga terganggunya akses kendaraan. Saat genangan meninggi, pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan karena jalan tertutup air dan berlumpur.

Situasi ini memperlihatkan wajah lain pembangunan perkotaan di Berau. Di tengah berbagai proyek dan pembangunan fisik yang terus digaungkan, persoalan dasar seperti drainase dan penanganan banjir justru belum mampu dituntaskan. Masyarakat kini menunggu langkah konkret, bukan sekadar wacana dan rapat evaluasi. Sebab bagi warga Rinding, hujan bukan lagi sekadar cuaca, melainkan ancaman rutin yang datang berulang tanpa solusi nyata.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Batam, publikatodays.com— Peredaran rokok merek Lenox di sejumlah…