Publika Todays.com|Garut-Di balik kantor kantor pemerintah yang megah dan mewah juga para pegawai nya yang bergengsi, mapan, bergaya dan sejahtera dengan berbagai macam kesejahteraan dari anggaran APBD hingga APBN, ada beberapa rumah milik warga miskin ekstrem di Kabupaten Garut yang perlu juga di perhatikan.
Salah satu nya adalah, rumah milik Pak Entis dan Bu Anisa yang berada di Kampung Cikupa, RT 03/RW 05, Desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut yang saat ini tengah menjadi perhatian setelah diketahui bahwa mereka belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah, baik dari desa, dari kabupaten juga pemerintah pusat.
Padahal status pak Entis dan Bu Anisa yang memiliki dua anak yang masih SD ini jelas sebagai warga negara yang wajib di bantu dengan menggunakan anggaran yang di salurkan lewat pemerintah desa Sukamulya.


Meski status buruh, Keluarga Pak Entis ini yang termasuk dalam kategori warga yang tidak mampu, namun tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah manapun, seperti perbaikan rumah atau Rutilahu, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), maupun bantuan dari pemerintah desa seperti Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Kondisi rumah mereka yang sudah mulai keropos dan masih beralaskan tanah semakin memperparah kesulitan hidup yang mereka alami saat ini.
“Ayenamah pak bujeng bujeng ngemutan kango ngadandosan bumi, kango tuang sareng sakola marulangkalih ge abdi teh masih cok korehcok, nya hoyong we jiga batur da ngadangu teh gening kenging wae bantosan, abdi we nu tara teh pak,” keluh Pak Entis dalam bahasa Sunda pada Kamis (28/05/2026). Ia mengaku berharap pemerintah manapun dapat memperhatikan kondisi kehidupannya yang memprihatinkan saat ini.
Selain kondisi rumah yang tidak layak huni, jalanan menuju kediaman mereka juga masih berupa tanah merah yang belum pernah diperbaiki.


Padahal, setiap tahun pemerintah desa Sukamulya, Singajaya ini telah menerima transperan dana alokasi seperti Dana Desa Miliaran rupiah dari APBN yang seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, termasuk perbaikan infrastruktur dan bantuan bagi warga yang membutuhkan yang salah satu nya Rutilahu.
Masyarakat sekitar berharap agar pihak pemerintah desa Sukamulya, Kecamatan Singajaya, pemerintah Kabupaten Garut dan pemerintah pusat, segera melakukan kewajiban kinerja nya agar di lakukan verifikasi dan memberikan hak hak seperti bantuan yang layak bagi keluarga Pak Entis.
Mereka juga mengingatkan pentingnya dana desa digunakan secara tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang paling membutuhkan, bukan hanya sebatas alokasi anggaran setiap tahun.
