Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaKriminal

Tiga Madrasah Dan PKBM di Pakenjeng Garut Diduga Berskongkol Lakukan Mark Up Siswa Ugal-Ugalan Hingga Kelebihan MBG Yang Membengkak

90
×

Tiga Madrasah Dan PKBM di Pakenjeng Garut Diduga Berskongkol Lakukan Mark Up Siswa Ugal-Ugalan Hingga Kelebihan MBG Yang Membengkak

Share this article

Publika Todays.com|Garut-Empat lembaga pendidikan di Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut yang berada di bawah naungan Yayasan Aulia Darussalam menjadi perbincangan warga setelah ditemukan dugaan mark up jumlah siswa dan kelebihan porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di masing-masing sekolah.

 

Example 300x600

Sekolah tersebut yakni, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, serta sekolah non formal PKBM yang berada di lingkungan yang sama yang diduga di lakukan bersekongkol untuk meraup keuntungan secara pribadi, Permasalahan muncul setelah adanya informasi dari sejumlah nasasumber, bahwa jumlah siswa yang tercatat di sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) jauh berbeda dengan jumlah siswa yang sebenarnya.

Menurut keterangan dari sejumlah informasi yang di himpun dan salah satu warga setempat menyebutkan bahwa penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG)di lembaga pendidikan ini hampir setiap hari berlebihan. Akibatnya, tenaga pendidik terpaksa mengurus penyesuaian agar kelebihan tidak terdeteksi, sehingga menjadi beban tambahan di luar tugas utama mereka.

 

” Kelebihan mbg 27 porsi di MIS aulia Darusalam cobi we kang wawancara KA guru guru na, Cobi Weh teliti kaditu pas pembagian mbgna sok nyimpena di kantor kelulebhan  mbg na  Di pasihkeun KA guru guru”, ungkap nya, senin (06-05-2026).

 

 

Menurut informasi yang diperoleh, jumlah salah satu sekolah seperti MTs siswa  sebenarnya hanya memiliki 60 orang, namun tercatat sebanyak 125 orang di Dapodik. Kondisi ini diduga menjadi penyebab terjadinya kelebihan porsi MBG sebanyak 27 porsi.  Hal yang sama terjadi di sekolah MI, MA serta PKBM yang hanya puluhan siswa, namun tertera di dapodik mencapai ratusan siswa.

“60 aslina mah lebihna GE 60 saterang abdi mah, Tmimiti RA dugi MI MA MTS Aulia Darusalam, Eta NU gaduh na skolan Rai Raka pa, Dongkapan Weh pa cobi komo pas pembagian mbg na mah disarumputkeun pa di kantor ngke na dibagikeun KA guru guru”, tambah nya, dalam bahasa sunda

 

Pembagian MBG yang melampaui batas ini menjadi sorotan mengingat penerima manfaat dari MBG tersebut hanya lah sebagian dari total jumlah siswa yang ada di sekolah. Hal ini membuat banyak pihak bertanya-tanya mengenai penggunaan porsi MBG yang sangat berlebih tersebut hingga dapat merugikan keuangan Negara.

Menurut sumber yang dihubungi, di sekolah tersebut banyak pihak yang merasa terbebani dengan kegiatan yang menyangkut kelebihan porsi MBG dari adanya Dugaan mark up siswa yang membuat data di Dapodik menunjukkan angka yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, yang kemudian diduga menyebabkan ketidak sesuaian jumlah porsi MBG.

 

Kasus ini menjadi perhatian karena data siswa yang tidak akurat dapat berdampak pada alokasi anggaran pendidikan serta bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Selain itu, kelebihan porsi MBG yang tidak sesuai dengan jumlah siswa sebenarnya juga mengundang kekhawatiran terkait dengan kemungkinan penyalahgunaan bantuan yang seharusnya diperuntukkan bagi peserta didik yang ada.

Ketua Yayasan  Aulia Darussalam yang merangkap jabatan Kepala Sekolah MI Aulia Darussalam, S Anwar Permana belum memberikan tanggapan apapun terkait informasi kelebihan porsi program Makan Bergizi Gratis yang diserahkan kepada para guru dan Mark Ap siswa di sejumlah Madrasah dan PKBM, Ketika dihubungi awak media melalui aplikasi WhatsApp pada Selasa, 23 Juni 2026, pihaknya tidak memberikan balasan maupun penjelasan resmi.

Masyarakat berharap agar pihak pemerintah Kabupaten Garut, segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan mark up siswa dan kelebihan porsi MBG di empat sekolah di pakenjeng Garut tersebut.

 

Hingga berita ini ditayang kan, awak media belum melakukan wawancara kepada kasi penmad di Kabupaten Garut.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *