Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Advertorial

Amsakar Achmad Tegaskan Pemberdayaan Masyarakat Jadi Pilar Pembangunan Batam, Fokus Tingkatkan SDM dan Kesejahteraan Warga

11
×

Amsakar Achmad Tegaskan Pemberdayaan Masyarakat Jadi Pilar Pembangunan Batam, Fokus Tingkatkan SDM dan Kesejahteraan Warga

Share this article

Batam,publikatodays.com– Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat arah pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat membuka Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan se-Kecamatan Sungai Beduk di halaman Kantor Camat Sungai Beduk, Jumat (24/7/2026).

Example 300x600

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Kepala Dinas Sosial Kota Batam Zulkifli Aman, Camat Sungai Beduk Rifandi Malik, unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Amsakar menjelaskan bahwa pembangunan daerah memiliki tiga dimensi utama, yakni menghadirkan sesuatu yang belum tersedia, meningkatkan kualitas yang sudah ada, serta memberdayakan masyarakat agar memiliki kemampuan dan kemandirian yang lebih baik.

Menurutnya, bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, pemerintah saat ini memberikan perhatian besar terhadap program-program yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat, khususnya pada sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Pemberdayaan itu penekanannya pada peningkatan kapasitas. Dari yang sebelumnya pendapatannya kecil, kita buka ruang agar meningkat. UMKM yang masih terbatas kita dorong supaya berkembang. Begitu juga di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, arah pembangunan tersebut diwujudkan melalui berbagai program kerakyatan, seperti pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru, bantuan sosial bagi lanjut usia, program beasiswa pendidikan, hingga perluasan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Batam.

Amsakar mengungkapkan, pada tahun ini sebanyak 34 anak berprestasi dari keluarga kurang mampu berhasil memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama, seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan Politeknik Negeri Batam.

Selain itu, cakupan perlindungan kesehatan masyarakat di Kota Batam kini telah mencapai hampir 98 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga mengajak seluruh orang tua untuk terus berinvestasi pada pendidikan anak-anak sebagai jalan utama meningkatkan kualitas hidup dan daya saing generasi mendatang.
“Jangan ragu menyekolahkan anak. Kalau ingin melihat Batam semakin hebat, tingkatkan daya saing anak-anak kita mulai sekarang. Pendidikan adalah jawabannya,” katanya.

Di hadapan peserta kegiatan, Amsakar turut memaparkan capaian pembangunan selama satu tahun lima bulan kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra.

Ia menyebut realisasi investasi Kota Batam telah mencapai Rp69,3 triliun atau sekitar 125,5 persen dari target Rp60 triliun. Bahkan, pada triwulan pertama 2026, nilai investasi telah melampaui Rp15 triliun.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam sekaligus menunjukkan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Keberhasilan ini bukan karena Amsakar atau Li Claudia semata, melainkan hasil kerja keras seluruh masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, RT/RW, lurah, camat hingga seluruh pihak yang bersama-sama membangun Batam. Pemerintah hanya mengorkestrasi,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Sungai Beduk untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menghilangkan sikap saling curiga agar pembangunan Kota Batam dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Camat Sungai Beduk Rifandi Malik menjelaskan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat merupakan tindak lanjut arahan Ketua TP-PKK Kota Batam dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Sebanyak 155 peserta dari empat kelurahan mengikuti kegiatan tersebut dengan materi yang disesuaikan. Peserta dari Kelurahan Tanjung Piayu mengikuti pelatihan rumah sehat dan layak huni, peserta Kelurahan Mangsang dan Mukakuning mendapatkan materi rumah sehat serta peningkatan kesadaran hukum, sedangkan peserta Kelurahan Duriangkang mengikuti pelatihan tata rias.

Rifandi berharap program pemberdayaan masyarakat seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas karena dinilai mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan keterampilan, kualitas hidup, serta kemandirian ekonomi masyarakat Batam.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *