Batam, publikatodays.com— Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lubuk Baja menggelar aksi sosial bertajuk “Bersih-Bersih Pantai Pink Tanjung Uma”, Minggu (23/8/2026).
Puluhan kader, pengurus, dan simpatisan PSI Lubuk Baja serta masyarakat turun langsung ke kawasan pesisir Tanjung Uma, Batam, untuk bergotong royong membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang area pantai.
Sejak kegiatan dimulai, para peserta terlihat menyisir kawasan pantai sambil memungut berbagai jenis sampah yang terbawa arus maupun ditinggalkan pengunjung. Sampah yang dikumpulkan di antaranya berupa botol dan gelas plastik, kantong kresek, bungkus makanan, sedotan, styrofoam, potongan kayu, hingga berbagai sampah rumah tangga lainnya.
Tak hanya sampah yang terlihat di permukaan, para kader juga berupaya membersihkan sampah yang terselip di antara bebatuan, pasir, dan semak-semak di sekitar garis pantai. Sampah-sampah tersebut kemudian dikumpulkan dan dipisahkan untuk memudahkan proses penanganan selanjutnya.
Ketua DPC PSI Lubuk Baja, Edy Putra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kader PSI terhadap lingkungan sekaligus bagian dari cara merayakan kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah, namun merupakan wujud solidaritas dan gotong royong dari seluruh kader dan pengurus PSI Lubuk Baja untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Batam,” ujar Edy Putra
Menurutnya, momentum HUT RI ke-81 menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“Kami ingin merayakan kemerdekaan dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan dan pariwisata lokal. Pantai adalah aset bersama yang harus kita jaga,” katanya.
Edy menambahkan, kawasan pesisir memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daya tarik wisata lokal. Karena itu, kebersihan pantai menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah maupun pengelola kawasan.
“Kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan pantai bukan pekerjaan satu pihak. Masyarakat, komunitas, pelaku usaha, pemerintah, maupun organisasi politik bisa mengambil bagian,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran pengurus DPC PSI Lubuk Baja, termasuk Bendahara Zulpansah Hasibuan dan Sekretaris Febriana Elvina M, turut bergabung bersama para kader dan simpatisan.
Suasana gotong royong terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta bahu-membahu membawa kantong sampah, menyisir tepian pantai, serta mengangkut sampah yang telah terkumpul dari sejumlah titik di kawasan tersebut.
Aksi bersih-bersih ini sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik yang sulit terurai dan berpotensi mencemari laut.
PSI Lubuk Baja berharap kegiatan sederhana tersebut dapat menjadi gerakan berkelanjutan dan menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir Batam.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan gotong royong dan kepedulian. Kalau pantai bersih, lingkungan sehat, pariwisata juga semakin baik. Ini kontribusi kecil kami, tetapi kami berharap dampaknya bisa besar,” tutup Edy.















