PublikaTodays.com|Garut-Sebuah unggahan tentang pengaduan dari seorang ibu mengenai anaknya yang berusia 3 tahun menjadi korban pencabulan menjadi viral setelah video tersebut diunggah melalui akun TikTok Kartikawatixx dan menyebar luas di berbagai platform media sosial di Kabupaten Garut.
Dalam video yang menyayat hati tersebut, pemilik akun Kartikawatixx mengungkapkan kejadian yang menimpa anaknya dan mengajak pemerintah Kabupaten Garut untuk memberikan keadilan yang seadil-adilnya. Ia menyatakan bahwa pelaku yang disebutkan dalam pengaduannya masih berkeliaran dan belum mendapatkan tindakan hukum yang sesuai.
“Saya hanya ingin keadilan, karena anak saya sering merasakan sakit ketika buang air kecil, saya khawatir anak saya trauma, saya mohon keadilan nya, karena saya di laporkan balik, katanya, Rabu (15-04-2026).
Selain itu, ia juga mengaku pernah ditawari penyuapan dengan uang sebesar 5 juta rupiah agar mau membungkam kasus ini. Namun, penawaran tersebut langsung ditolaknya dengan tegas karena ia yakin bahwa keadilan harus ditegakkan untuk melindungi anaknya dan mencegah kejadian serupa menimpa orang lain.
“dulu pernah mediasi dan menyuap saya lima juta tapi saya tidak mau, saya ingin pelaku di hukum seadil adil nya”.
Sudah ada yang menawarkan uang 5 juta agar saya diam, tapi saya tolak. Keadilan harus ditegakkan, tidak bisa dibeli dengan uang,” tambahnya dengan penuh semangat.
Kasus ini membuat masyarakat sangat prihatin dan meminta pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas. Pencabulan terhadap anak di bawah umur merupakan kejahatan yang sangat serius dan dapat memberikan dampak fisik serta psikologis yang mendalam bagi korban.
Dalam unggahan nya, masyarakat berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara cepat dan tuntas, serta pelaku dapat diadili sesuai dengan hukum yang berlaku agar korban dan keluarga mendapatkan keadilan yang mereka butuhkan.
Selain itu, juga diharapkan ada dukungan psikologis dan bantuan yang tepat bagi korban untuk membantu pemulihan kondisi fisik dan mentalnya.
Untuk memberikan dukungan atau informasi terkait kasus ini, dapat menghubungi pihak kepolisian setempat atau lembaga perlindungan anak di Kabupaten Garut.
