PEMALANG, Publikatodays.com – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., di Desa Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Kamis (23/4/2026).
Kunjungan ini berfokus pada peninjauan langsung Keluarga Risiko Stunting (KRS) serta penyaluran bantuan sosial. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, serta jajaran pejabat tingkat pusat dan daerah.
Menteri Wihaji menyerahkan total bantuan senilai Rp65 juta yang dialokasikan untuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar Rp50 juta dan program jambanisasi sebesar Rp15 juta.
Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi tiga sasaran KRS di wilayah Bantarbolang.
Dialog Interaktif: Arahan menteri kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan edukasi pencegahan stunting melalui metode “4T” (Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Dekat, dan Terlalu Banyak).
Dalam arahannya, Menteri Wihaji memaparkan lima program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, yakni GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), SIDAYA (Lansia Berdaya), AI-SUPERAPPS, dan GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia).
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat memicu penurunan angka stunting secara signifikan di Kabupaten Pemalang.
Di sela kegiatan, Dandim Letkol Inf Muhammad Arif menegaskan komitmen TNI untuk mendukung penuh program strategis nasional di wilayah teritorialnya.
”Kodim 0711/Pemalang siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat penurunan stunting demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Dandim.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Pancasila dan lokasi pemukiman warga tersebut berjalan tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. (Alwi Assagaf).
