PEMALANG, Publikaatodays.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Pemalang menggelar pembekalan dan permusyawaratan desa bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Pemalang di Hotel Winner, Jumat (22/5/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai persiapan matang menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 yang akan digelar di 173 desa.
Kepala Dinpermades Kabupaten Pemalang, Andri Adi, menyatakan bahwa pembekalan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan pemahaman BPD mengenai regulasi, mekanisme, dan tata cara pelaksanaan Pilkades yang sesuai ketentuan hukum.
”Tahun ini ada 173 desa yang akan menggelar Pilkades serentak. Dengan skala sebesar ini, peran BPD sangat strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa,” ujar Andri.
Melalui agenda ini, BPD diharapkan mampu mengedukasi warga secara jelas dan akurat mengenai seluruh tahapan, persyaratan, hingga hak dan kewajiban dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Di hadapan para peserta, Andri menekankan poin krusial mengenai prinsip netralitas. Ia memberikan instruksi tegas agar seluruh anggota BPD dan panitia penyelenggara di tingkat desa menjaga objektivitas dan tidak terlibat dalam politik praktis atau mendukung salah satu calon.
”Kami meminta BPD dan panitia penyelenggara benar-benar menjaga netralitas. Tujuannya jelas, mencegah konflik horizontal dan perpecahan pasca-Pilkades. Suksesi ini harus menjadi sarana memperkuat demokrasi, bukan memecah belah warga,” tegas Andri.
Melalui pembekalan sejak dini, Pemkab Pemalang berkomitmen memastikan Pilkades serentak 2026 dapat berjalan aman, jujur, adil, serta melahirkan pemimpin desa yang legitimat dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. (Prapto)



















