Kota Bekasi, publikatodays.com– Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun kota yang ramah, inklusif, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, saat berdialog dengan Komisioner Komnas HAM RI di ruang kerjanya, Rabu (17/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Bekasi bersama Komnas HAM RI sepakat memperkuat kolaborasi melalui penyelenggaraan Pelatihan Kota HAM yang akan melibatkan OPD dan aktivis masyarakat sipil.
Menurut Harris, pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terkait implementasi nilai-nilai HAM dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM RI, Abdul Harris Semendawai, menilai Kota Bekasi memiliki modal besar untuk berkembang menjadi Kota HAM. Komitmen pemerintah, dukungan birokrasi, serta keterlibatan masyarakat sipil menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Ia menambahkan, berbagai program yang telah berjalan seperti Kota Layak Anak, transparansi pemerintahan, dan sejumlah inisiatif sosial lainnya dapat menjadi bagian dari penguatan konsep Kota HAM di Bekasi.
Melalui sinergi yang terbangun antara Komnas HAM RI dan Pemerintah Kota Bekasi, diharapkan lahir berbagai kebijakan yang semakin menjamin perlindungan, penghormatan, dan pemenuhan hak-hak warga Kota Bekasi.















