PEMALANG, Pubikatodays.com – Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mulai memasuki babak baru. Tahapan sosialisasi kepada masyarakat telah resmi digelar pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Mojo.
Sosialisasi tersebut menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi dan memberikan pemahaman kepada warga, khususnya komunitas nelayan, terkait konsep, tujuan, hingga teknis pelaksanaan pembangunan kampung nelayan terintegrasi tersebut.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Tampak hadir perwakilan dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Distanparik) Kabupaten Pemalang, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Ulujami yang terdiri dari Camat, Kapolsek dan Danramil, jajaran Pemerintah Desa Mojo, serta perwakilan paguyuban nelayan Desa Mojo yang menjadi calon penerima manfaat utama program ini.
Untuk diketahui, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan salah satu program strategis nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang sebagai upaya penguatan sarana dan prasarana sektor perikanan tangkap, mulai dari hulu hingga hilir, dengan tujuan akhir untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di wilayah pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Di tingkat provinsi, antusiasme terhadap program ini terbilang tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah, pada tahun anggaran 2026 tercatat sebanyak 62 usulan pembangunan yang masuk. Rinciannya, 31 usulan merupakan pembangunan kampung nelayan tangkap dan 31 usulan lainnya adalah kampung nelayan berbasis budidaya perikanan. Desa Mojo menjadi salah satu titik yang lolos untuk direalisasikan tahun ini.
Keunggulan dari konsep KNMP ini adalah sistem pengelolaannya yang terintegrasi. Nantinya, seluruh ekosistem usaha penunjang di kawasan tersebut tidak akan berjalan sendiri-sendiri, melainkan akan berada di bawah naungan dan menjadi unit divisi dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Beberapa unit usaha yang akan diintegrasikan tersebut antara lain pabrik es untuk kebutuhan melaut, perbengkelan kapal dan alat tangkap, SPBU nelayan, cold storage, hingga pemasaran hasil tangkapan.
Camat Ulujami, Waluyo, yang turut hadir dalam sosialisasi tersebut menjelaskan bahwa proses pembangunan fisik akan dilaksanakan oleh perusahaan pemenang tender yang telah ditunjuk oleh pemerintah pusat. Sementara untuk tahap persiapan awal di lapangan, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Distanparik akan melakukan pengerukan sedimen di lokasi yang telah ditentukan agar lahan siap untuk konstruksi.
“Hasil sosialisasi kemarin sudah disampaikan langsung oleh pihak PT pemenang tender. Untuk pelaksanaannya nanti tergantung kesiapan di lapangan. Target kami, akhir bulan Juli ini konstruksi sudah bisa dimulai,” ujar Camat Ulujami, Waluyo, saat dikonfirmasi wartawan usai kegiatan.
Lebih lanjut, Waluyo berharap kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Mojo dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat pesisir Ulujami. Ia optimistis program ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Kami berharap, dengan keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih ini nantinya bisa menjadi garda terdepan wilayah pesisir, tidak hanya dalam hal produksi perikanan, tetapi juga dalam rangka meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan,” pungkasnya.















