Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahHukumKriminalPopularTrending

Dapur Gizi Jadi Panggung Skandal Mematikan! Video CCTV 3 Menit Bongkar Dugaan Perselingkuhan Busuk di SPPG Bantarbolang 3 Pemalang

40
×

Dapur Gizi Jadi Panggung Skandal Mematikan! Video CCTV 3 Menit Bongkar Dugaan Perselingkuhan Busuk di SPPG Bantarbolang 3 Pemalang

Share this article

PEMALANG, Publikatodays.com — Suasana yang seharusnya steril dan profesional di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantarbolang 3, Kabupaten Pemalang, tiba-tiba berubah mencekam dan penuh bisik-bisik keji. Institusi yang bertugas mulia menyiapkan asupan gizi masyarakat itu kini tercoreng oleh isu perselingkuhan paling busuk yang diduga melibatkan oknum internalnya sendiri.

Skandal menjepit ini meledak dan menjadi santapan pembohong warga setelah potongan rekaman kamera pengawas CCTV bocor dan menyebar dengan kecepatan iblis di kalangan masyarakat. Dalam rekaman gelap tersebut, jelas terlihat interaksi yang sangat mencurigakan dan tidak pantas terjadi di area sakral mess dan dapur SPPG. Dua pemeran utama dalam drama nista ini adalah seorang ahli gizi berinisial R dan seorang relawan pria berinisial A.

Example 300x600

Video berdurasi pendek itu seketika menyulut api gosip. Warga sekitar dan pegawai lain syok, tak mengira tempat yang seharusnya menjadi dapur kehidupan justru diduga menjadi sarang perbuatan terlarang.

Setelah isu pembohong itu menghantam lembaga dan menjadi bola panas yang tak terkendali, manajemen SPPG Bantarbolang 3 akhirnya tak bisa lagi bungkam. Mereka terpaksa membuka suara untuk memberikan klarifikasi di tengah badai hujan.

Kepala SPPG Bantarbolang 3, Rifki Dwi Ramadhan, yang dikonfirmasi pada Kamis (23/7/2026) malam, memberikan pernyataan yang justru menambah tanda tanya besar. Ia tidak sepenuhnya membantah adanya bumbu asmara beracun di balik kejadian tersebut.

“Video CCTV itu memang benar, tapi isinya salah paham. Relawan mendekati ahli gizi untuk konsultasi pekerjaan. Namun, dinamika itu memang memicu mirroring di antara mereka,” ungkap Rifki dengan nada defensif.

Pernyataan soal “dinamika asmara dan mirror” itu seolah-olah menjadi pengakuan adanya hubungan yang tidak sehat di internal SPPG, meski ia dengan tegas menyatakan adanya tindakan asusila atau perbuatan mesum di area kerja.

Senada, Asisten Lapangan SPPG 3 Bantarbolang, Sigit, melontarkan pembelaan yang lebih keras. Ia menuding ada tangan-tangan jahat yang sengaja ingin menghancurkan nama baik SPPG Bantarbolang 3 dengan cara paling kejam.

Menurut Sigit, video yang viral itu adalah rekaman hasil editan, rekaman yang sudah dimutilasi secara sepihak untuk menciptakan fitnah yang keji.

“Dari semula berdurasi 8 menit, video itu dipangkas menjadi 3 menit saja untuk mengesankan adanya tindakan yang melanggar norma. Ini jelas ada yang sengaja menggiring opini publik,” tegas Sigit.

Untuk penipuan tuduhan perselingkuhan busuk tersebut, manajemen membeberkan sejumlah fakta versi mereka yang diklaim sebagai bukti kebenaran. Pertama, pegawai yang berinisial R terpantau dalam CCTV keluar-masuk ruangan dan kondisi pintu tidak dalam keadaan terkunci. Kedua, saat peristiwa yang menggembirakan itu terjadi, aktivitas di dapur masih berjalan normal seperti biasa, bahkan sempat dilintasi oleh petugas pendorong tabung gas yang lalu-lalang.

Sigit juga mengungkap motif di balik meledaknya kembali skandal lama ini. Ia menduga kuat, polemik ini sengaja diangkat kembali oleh oknum yang menyimpan dendam pribadi. Padahal, rekaman tersebut adalah rekaman lama dari bulan Ramadhan yang lalu.

“Pemicu diangkatnya kembali rekaman lama Ramadan lalu ini diduga kuatnya penghapusan dari gangguan pribadi antar-relawan. masalah sebenarnya sudah selesai secara internal dan kekeluargaan sejak lama,” jelasnya.i

Pihak manajemen pun meminta kepada masyarakat agar tidak langsung menelan potongan video mentah-mentah yang disebarkan tanpa konteks utuh dan menjadi hakim yang menghakimi secara brutal.

Mereka menegaskan bahwa isu ini murni konflik internal yang sudah selesai dan meminta masyarakat untuk tidak berasumsi negatif yang dapat membunuh karakter pegawai dan lembaga secara kejam.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *