Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Advertorial

PLN Batam dan Altiva Identity Datacenter Teken PJBTL 2 x 345 MVA, Perkuat Batam sebagai Hub Ekonomi Digital

4
×

PLN Batam dan Altiva Identity Datacenter Teken PJBTL 2 x 345 MVA, Perkuat Batam sebagai Hub Ekonomi Digital

Share this article

Batam,publikatodays.com— PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Datacenter resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan total kebutuhan daya mencapai 2 x 345 MVA. Kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kawasan pusat data (data center) berskala besar di Nongsa, Batam.

Penyediaan tenaga listrik untuk proyek tersebut direncanakan dilakukan secara bertahap mulai 2027. Pengembangan Altiva Datacenter sendiri diproyeksikan memiliki kapasitas hingga sekitar 700 MVA.

Example 300x600

Penandatanganan PJBTL tersebut disaksikan Wali Kota Batam sekaligus ex officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, serta Wakil Wali Kota Batam sekaligus ex officio Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Turut hadir jajaran BP Batam, Direktur PT Altiva Identity Datacenter Edi Haryanto beserta jajaran, serta Komisaris dan Direksi PT PLN Batam.

Amsakar mengatakan, kerja sama tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi penguatan investasi sektor digital di Batam.

Menurutnya, Batam memiliki sejumlah keunggulan yang mendukung pengembangan industri berbasis teknologi, mulai dari posisi geografis yang strategis, aksesibilitas, hingga kedekatan dengan Singapura dan pusat ekonomi kawasan Asia.

“Batam merupakan daerah yang sangat representatif untuk pengembangan investasi berbasis teknologi. Lokasinya strategis, aksesibilitasnya terbuka, dan berhadapan langsung dengan salah satu pusat ekonomi utama di kawasan Asia,” ujar Amsakar.

Ia memastikan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam akan terus memberikan dukungan terhadap investasi yang masuk, termasuk melalui percepatan perizinan dan koordinasi lintas sektor.

“Apabila kebutuhan kelistrikannya telah dipersiapkan oleh PLN Batam, maka dari sisi perizinan dan dukungan lainnya kami juga siap mempercepat dan memudahkan apa yang dibutuhkan investor,” katanya.

Amsakar menilai perkembangan investasi pada 2026 dan 2027 perlu dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Batam sebagai salah satu tujuan utama investasi digital.

Masuknya perusahaan teknologi dan pengembangan data center berskala besar, kata dia, menunjukkan semakin tingginya kepercayaan investor terhadap Batam.

“Pilihan berinvestasi di Batam semakin menegaskan bahwa daerah ini memiliki prospek yang sangat besar. Karena itu, mari kita membangun narasi yang produktif dan lebih banyak membicarakan kekuatan Batam agar daerah ini benar-benar menjadi pusat investasi dan lokomotif pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

PLN Siapkan Infrastruktur Kelistrikan

Direktur Utama PT PLN Batam menyampaikan, penandatanganan PJBTL tersebut menjadi salah satu bentuk kepercayaan investor terhadap kesiapan sistem kelistrikan di Batam.

“Melalui PJBTL ini, PLN Batam akan menyediakan pasokan tenaga listrik bagi pengembangan PT Altiva Identity Datacenter. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi energi bagi pertumbuhan ekonomi digital di Batam,” ujarnya.

Menurutnya, kepastian pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting bagi industri data center dalam menentukan lokasi investasi.

Karena itu, PLN Batam terus menyiapkan sistem dan infrastruktur kelistrikan agar mampu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan listrik industri berskala besar.

Kerja sama dengan Altiva juga menambah daftar kolaborasi PLN Batam dengan investor data center yang membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar.

“Pesan kami kepada para investor sangat jelas. Batam siap menjadi tujuan investasi dan PLN Batam siap menjadi mitra energi yang andal untuk mendukung pertumbuhan tersebut,” tegasnya.

Altiva Optimistis Batam Jadi Pusat Digital

Direktur PT Altiva Identity Datacenter, Edi Haryanto, mengatakan kehadiran Altiva di Batam bukan sekadar membangun fasilitas pusat data, tetapi juga bagian dari upaya mendorong Batam menjadi salah satu pusat ekonomi digital Indonesia.

“Dengan dukungan BP Batam, kesiapan PLN Batam, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Batam akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat infrastruktur digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara,” ujar Edi.

Proyek Altiva Datacenter dikembangkan di atas lahan sekitar 11 hektare di Kawasan Nongsa. Pengembangannya direncanakan berlangsung secara bertahap hingga mencakup lebih dari 30 hektare.

Dengan dukungan pasokan listrik dari PLN Batam, proyek tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional sekaligus meningkatkan daya tarik Batam sebagai tujuan investasi teknologi.

Posisi Batam yang strategis serta konektivitasnya dengan sejumlah pusat ekonomi regional menjadi modal penting bagi pengembangan kawasan data center dan industri digital.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, BP Batam, PLN Batam, dan pelaku usaha tersebut diharapkan mampu memperkuat infrastruktur pendukung investasi sekaligus menjadikan Batam semakin kompetitif sebagai hub ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *