PEMALANG, Publikatodays.com – Pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026, Pemerintah Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, terus menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan agenda demokrasi di tingkat desa dengan terus mengintensifkan sosialisasi dan edukasi politik kepada masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.
Melalui berbagai kanal media informasi resmi yang dikelola, khususnya melalui akun media sosial resmi milik Pemerintah Kecamatan Pulosari, pemerintah secara masif dan berkelanjutan melakukan publikasi ajakan terbuka kepada seluruh warga masyarakat yang telah memiliki hak pilih agar dapat berpartisipasi aktif dalam menyampaikan hak suara pada hari pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada Hari Minggu, 8 November 2026.
Langkah sosialisasi yang gencar ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih serta memastikan bahwa seluruh warga memahami betapa pentingnya peran mereka dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan desa masing-masing untuk enam tahun ke depan.
Dalam flyer dan materi sosialisasi digital yang dipublikasikan tersebut, diuraikan secara jelas bahwa gelaran Pilkades Serentak Tahun 2026 ini tidak hanya sekedar agenda rutin pemilihan pemimpin desa, melainkan mengusung semangat dan prinsip besar, yaitu Transparan, Partisipatif, dan Demokratis.
Pemerintah Kecamatan Pulosari berharap besar agar dengan mengedepankan tiga prinsip utama tersebut, seluruh rangkaian dan tahapan Pilkades mulai dari tahap awal persiapan, pembentukan panitia, pemutakhiran data pemilih, penjaringan bakal calon, masa kampanye, hingga hari pemungutan dan pemungutan suara dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, jujur dan adil.
Camat Pulosari, Arif Senoaji, S.STP., M.Si., secara khusus turut memberikan imbauan dan ajakannya kepada seluruh lapisan masyarakat di 12 desa yang ada di wilayah Kecamatan Pulosari agar tidak bersikap apatis dan tidak menyia-nyiakan momentum demokrasi yang hanya datang sekali dalam beberapa tahun ini.
Menurutnya, Pilkades merupakan instrumen demokrasi yang paling dekat dengan rakyat, di mana masyarakat secara langsung dapat memilih sosok pemimpin yang dinilai mampu, amanah, dan memiliki visi untuk membawa kemajuan bagi desanya.
“Kami mengajak dan mengimbau seluruh warga masyarakat Kecamatan Pulosari yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, mari kita datang berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di desa masing-masing pada hari pemungutan suara nanti. Gunakan hak pilih kita secara cerdas, bertanggung jawab, dan sesuai dengan hati nurani,” tegas Camat Arif Senoaji.
Berdasarkan jadwal resmi tahapan yang telah disampaikan oleh panitia Pilkades tingkat kabupaten, pelaksanaan inti yakni pemungutan suara yang dilanjutkan langsung dengan proses penghitungan suara di masing-masing TPS akan dipusatkan pelaksanaannya pada tanggal 8 November 2026.
Setelah seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS selesai, panitia pemilihan tingkat desa akan segera melakukan rekapitulasi perolehan suara secara terbuka. Selanjutnya panitia akan menetapkan calon Kepala Desa yang memperoleh suara terbanyak dan sah sebagai calon Kepala Desa terpilih sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Di akhir sosialisasinya, Pemerintah Kecamatan Pulosari juga menitipkan pesan penting kepada seluruh elemen, baik para calon masyarakat Kepala Desa beserta tim sukses dan pendukungnya, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga seluruh warga, untuk bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Seluruh pihak diajak untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, saling menghormati perbedaan pilihan politik, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif, serta menghormati setiap proses dan tahapan Pilkades yang sedang berjalan, sehingga pesta demokrasi di tingkat desa di wilayah Kecamatan Pulosari dapat berlangsung dengan lancar, aman, damai, dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi desa.















