PEMALANG, Publikatodays.com — Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Pemalang memantau langsung proses penyerahan berkas dan pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bakal Calon Kades) di empat desa wilayah Kecamatan Pemalang pada Rabu (2/9/2026).
Empat desa yang melangsungkan tahapan pendaftaran tersebut meliputi Desa Surajaya, Banjarmulya, Wanamulya, dan Mengori. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan tertib, aman, dan sesuai aturan yang berlaku.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, proses pendaftaran dimulai di Desa Surajaya pada pukul 08.00 WIB oleh Bakal Calon Kades atas nama Basari. Pendaftaran berlanjut di Desa Banjarmulya pada pukul 09.00 WIB oleh Bakal Calon Kades atas nama Supardi, yang didampingi sekitar 100 orang pendukung dengan berjalan kaki.
Pada waktu yang bersamaan, yaitu pukul 09.00 WIB, Bakal Calon Kades Desa Mengori atas nama Sudiharto melakukan pengambilan formulir sekaligus pendaftaran dengan diiringi sekitar 100 orang pendukung.
Sementara itu, di Desa Wanamulya, Bakal Calon Kades atas nama Alim menyerahkan berkas pendaftaran pada pukul 13.00 WIB dengan didampingi sekitar 200 pendukung yang turut berjalan kaki menuju lokasi pendaftaran.
Pemerintah Kecamatan Pemalang melalui Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pemalang, Legiman, hadir memantau secara langsung jalannya pendaftaran bersama jajaran Forkopimcam, di antaranya Kapolsek Pemalang serta perwakilan Danramil Pemalang yang diwakili oleh Babinsa dari masing-masing desa.
Sekcam Pemalang, Legiman, menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran Pemcam dan Forkopimcam bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah yang menggelar Pilkades tetap terjaga dengan baik.
“Kami berharap agar semua bakal calon kades, bila nanti sudah ditetapkan menjadi calon kades beserta pendukungnya, dapat menjaga kamtibmas agar tetap aman dan tenteram di desa masing-masing. Jangan bertindak yang bisa mengakibatkan gesekan antar-pendukung,” ujar Legiman saat mengawali monitoring kegiatan, Rabu (2/9/2026).
Ia juga menambahkan bahwa Pilkades merupakan ajang pesta demokrasi tingkat desa yang seyogianya disambut dengan sukacita oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pilkades adalah pesta demokrasi di desa, jadi semua harus bergembira. Tidak boleh karena Pilkades masyarakat menjadi takut atau waswas,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian kegiatan pengambilan formulir dan penyerahan berkas pendaftaran Bakal Calon Kades di empat desa tersebut berjalan dengan lancar, kondusif, dan tertib.















