Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Pendidikan

Penyaluran PIP  2026 SDN 1 Talagasari Banjarwangi Garut Masih Nunggu Keputusan Bank. Kepsek Sebut ”Penerima PIP Itu Bergilir”.

4
×

Penyaluran PIP  2026 SDN 1 Talagasari Banjarwangi Garut Masih Nunggu Keputusan Bank. Kepsek Sebut ”Penerima PIP Itu Bergilir”.

Share this article

Publika Todays.com|Garut– Penyaluran bantuan siswa miskin atau PIP di SDN 1 Talagasari, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, berjalan dengan mekanisme pencairan langsung oleh siswa didampingi orang tua. Hal ini di katakan keterangan operator sekolah, Ujang Muhamad, saat memberikan keterangan terkait penyaluran dana bantuan tersebut, senin (07-09-2026).

Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2024 sebanyak 140 siswa/siswi menerima PIP, sedangkan pada tahun 2025 sebanyak 118 siswa/siswi. Pada kedua tahun tersebut, penyaluran sudah dilakukan dengan cara masing-masing siswa bersama orang tua mengambilnya secara langsung.

Example 300x600

“Perihal PIP itu kebetulan dicairkan masing-masing ketika ada edaran, malahan tidak boleh menyimpan kartu dan ATM nya. Dulu pernah sekolah menyediakan tempat karena terlalu banyak mengantri di bank dan orang tua bersama pihak bank di ketemukan pak,” ungkap Ujang Muhamad, senin (07-09-2026) lewat Whast Ap.

Sementara itu, untuk bulan September tahun 2026, data sementara menunjukkan sebanyak 64 siswa yang diusulkan sebagai penerima. Namun hingga saat ini, pihak sekolah belum mengumumkan kepada para orang tua terkait penyaluran tersebut. Ujang menjelaskan bahwa pemberkasan sudah diajukan ke pihak Bank BRI, namun belum ada petunjuk teknis lanjutan.

“Iya pak, 64. Kebetulan pak, kalau tahun ini kan pemberkasan sudah diajukan ke BRI. Malahan orang tua sudah ada yang bertanya ke saya, tapi saya tidak bisa menjawab karena pihak bank belum ada bintek ke sekolah. Sekolah hanya membuat persyaratan pak,” tambahnya.

Secara terpisah, Kepala Sekolah SDN 1 Talagasari, Dindin Rosidin, memberikan penjelasan terkait pola penerimaan PIP yang disebutnya dilakukan secara bergilir.

“PIP itu bergilir pak, maksudnya begini pak, kadang-kadang untuk tahun ini belum dapat bahkan ada yang belum sama sekali. Jadi gini pak, misalnya sekarang dapat, kadang-kadang tahun depan suka tidak dapat, jadi suka begitu pak. Kalau berapa yang mendapatkannya saya lupa pak,” ujar Dindin Rosidin.

Pernyataan pihak kepala sekolah Dindin Rosidin ini menjadi sorotan tersendiri di tengah banyaknya keluhan para orang tua yang terdata di DTSN penjelasan soal sistem “bergilir” masih perlu kejelasan lebih lanjut agar para orang tua memahami dasar penetapan penerima bantuan siswa miskin atau PIP dari tahun ke tahun.

Hingga berita ini diturunkan, awak media belum melakukan wawancara kepada Bank penyalur dan dinas terkait pencairan PIP tahun 2026 sebanyak 64 siswa (data sementara)

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *