Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Merawat Asa di Tengah Keterbatasan: Perjuangan Warga Punggaluku Membangun Masjid AT – TAUHID Membutuhkan Donasi dari Para Dermawan

54
×

Merawat Asa di Tengah Keterbatasan: Perjuangan Warga Punggaluku Membangun Masjid AT – TAUHID Membutuhkan Donasi dari Para Dermawan

Share this article

PUNGGALUKU, KONAWE SELATAN, publikatodays.com— Pembangunan sebuah masjid bukan sekadar mendirikan bangunan dengan dinding, lantai, dan atap. Di dalamnya ada harapan untuk menghadirkan tempat bersujud kepada Allah SWT, tempat menimba ilmu agama, mempererat silaturahmi, serta menjadi ruang berkumpulnya umat dalam berbagai kegiatan keagamaan.

Harapan itulah yang kini terus dirawat oleh masyarakat Lingkungan VI (Enam), Kelurahan Punggaluku, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, melalui pembangunan Masjid AT-TAUHID

Pembangunan Masjid AT-TAUHID mulai dikerjakan pada Agustus 2025. Hingga kini, pembangunan tersebut masih terus berproses dengan mengandalkan semangat gotong royong dan dukungan masyarakat sekitar yang berjumlah kurang lebih 600 jiwa.

Selama proses pembangunan, masyarakat berupaya membiayai pembangunan secara mandiri. Salah satu bentuk dukungan dilakukan melalui pola sumbangan yang disesuaikan dengan datangnya musim panen padi. Setiap kali panen tiba, sebagian hasil rezeki warga disisihkan untuk membantu pembangunan rumah ibadah tersebut.

Semangat itu menjadi gambaran bahwa pembangunan masjid tidak hanya bertumpu pada kemampuan materi, tetapi juga lahir dari kepedulian, kebersamaan, gotong royong, dan keikhlasan masyarakat.

Harapan Menyelesaikan Pembangunan Terbentur Kemarau Panjang

Warga sebelumnya berharap pembangunan Masjid AT-TAUHID dapat dirampungkan secara keseluruhan pada tahun ini. Namun, harapan tersebut menghadapi tantangan akibat kondisi alam.

Kemarau panjang dan krisis air yang terjadi pada 2026 berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Sebagian besar warga menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian, khususnya tanaman padi.

Minimnya ketersediaan air membuat aktivitas pertanian mengalami kendala. Bahkan, sebagian petani harus menghadapi risiko gagal panen.

Kondisi tersebut secara otomatis turut memengaruhi kemampuan masyarakat dalam memberikan sumbangan untuk pembangunan masjid.

Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menghentikan ikhtiar masyarakat. Pengurus bersama warga tetap berupaya agar pembangunan Masjid AT-TAUHID dapat dilanjutkan hingga selesai.

Dalam kondisi tersebut, pengurus kemudian membuka ruang bagi kaum dermawan, para donatur, masyarakat luas, dan seluruh umat Islam yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan rumah ibadah untuk ikut mengambil bagian.

Rapat pengurus telah dilaksanakan dan dipimpin oleh Bapak DKM Ruswan selaku Ketua Pembangunan sekaligus Ketua Dewan Kemakmuran Masjid AT-TAUHID. Salah satu langkah yang dibahas adalah upaya memperluas penggalangan dana kepada pihak-pihak yang berkenan menginfakkan sebagian rezekinya untuk membantu kelanjutan pembangunan.

Kebutuhan Material Masih Menanti

Sementara itu, Bapak Sabaruddin A., S.E selaku Bendahara Pembangunan Masjid AT-TAUHID, menyampaikan bahwa kondisi kas pembangunan saat ini tersisa Rp2.000.000

Di sisi lain, masih terdapat sejumlah kebutuhan material yang harus dipenuhi agar pembangunan dapat terus berjalan, antara lain pasir kasar dan pasir halus untuk pekerjaan lantai dasar, tehel dan/atau keramik, semen, serta cat tembok untuk tahap finishing.

Keterbatasan dana tersebut menjadi salah satu alasan pengurus membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat dan para dermawan untuk turut membantu.

Bagi siapa saja yang ingin mengambil bagian dalam pembangunan Masjid AT-TAUHID, donasi dapat disalurkan melalui rekening berikut:

1. Bank Sultra
No. Rekening: 10702010143471
Atas Nama: Masjid At Tauhid

2. Bank BRI
No. Rekening: 49280104813539
Atas Nama: Masjid At Tauhid

WhatsApp Konfirmasi: 0813 5711 7454 — Ruswan

Pengurus mengimbau agar setiap donasi yang telah disalurkan dapat dikonfirmasi melalui nomor tersebut untuk memudahkan pencatatan dan administrasi pembangunan.

Sedekah yang Menjadi Jejak Kebaikan

Bagi sebagian orang, bantuan berupa semen, pasir, keramik, cat, maupun sejumlah uang mungkin terlihat sederhana. Namun bagi sebuah masjid yang sedang dibangun, setiap bantuan memiliki arti yang besar.

Satu sak semen yang disumbangkan, beberapa karung pasir yang diberikan, maupun sebagian rezeki yang diinfakkan dapat menjadi bagian dari bangunan tempat seseorang dan keluarganya kelak bersujud kepada Allah SWT.

Dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, Allah SWT memberikan gambaran tentang besarnya balasan bagi orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah:

> “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji.”

Sementara itu, Rasulullah SAW juga bersabda:

> “Barang siapa membangun masjid karena Allah, niscaya Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.”
> *(HR. Bukhari dan Muslim)

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan masjid bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah bangunan secara fisik. Di baliknya terdapat kesempatan bagi setiap orang untuk mengambil bagian dalam amal kebaikan sesuai kemampuan dan keikhlasannya.

Masjid AT-TAUHID di Lingkungan VI Kelurahan Punggaluku diharapkan kelak tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, silaturahmi, serta sarana pemersatu umat Islam di lingkungan masyarakat.

Menjaga Asa, Melanjutkan Ikhtiar

Di tengah kondisi masyarakat yang sedang menghadapi tantangan kemarau dan kesulitan hasil pertanian, pembangunan Masjid AT-TAUHID menjadi sebuah ikhtiar yang masih membutuhkan dukungan.

Warga telah memulai pembangunan dengan kemampuan yang mereka miliki. Gotong royong menjadi kekuatan mereka selama ini. Namun, ketika kondisi ekonomi masyarakat ikut terdampak oleh keadaan alam, uluran tangan dari para dermawan menjadi harapan untuk melanjutkan perjuangan tersebut.

Setiap bantuan, sekecil apa pun, dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang berdirinya Masjid AT-TAUHID.

Setiap rupiah yang diinfakkan, setiap material yang disumbangkan, dan setiap tenaga yang dicurahkan dapat menjadi bagian dari amal kebaikan yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.

Atas nama pengurus dan masyarakat Lingkungan VI Kelurahan Punggaluku, disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah dan akan ikut membantu pembangunan Masjid AT-TAUHID.

Semoga Allah SWT membalas setiap keikhlasan dengan keberkahan rezeki, kesehatan, keselamatan, serta pahala yang berlipat ganda.

Sebab membangun rumah Allah bukan hanya tentang mendirikan sebuah bangunan untuk generasi hari ini, tetapi juga tentang menanam jejak kebaikan yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang.

Kontributor: Irzan Darmawan, S.H.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *