Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
DaerahOlahraga

Pemuda Pancasila Cup Road Race Round 8 Digelar, IMI Berau Dorong Pembangunan Sirkuit Permanen

22
×

Pemuda Pancasila Cup Road Race Round 8 Digelar, IMI Berau Dorong Pembangunan Sirkuit Permanen

Share this article
0-3968x2976-0-0-{}-0-0#bokehtype:0#;ts:471628766464000;appts:1792809334871;uid:0;qlty:1;illum:5 scene:0 humanIn:0;

BERAU,KALIMANTAN TIMUR_ PUBLIKATODAYS – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan pengundian nomor start (lotres) ajang balap motor Pemuda Pancasila Cup Road Race Round 8 di Sirkuit Non-Permanen (NP) Kakaban Aquatic, Jalan Raja Alam 2, Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Sabtu (24/10/2026).

‎

‎Digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-67, kegiatan ini menjadi ajang berkumpulnya para pembalap dari berbagai daerah di Kalimantan. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut juga memperlihatkan besarnya minat generasi muda terhadap olahraga otomotif.

‎

‎Pembukaan kegiatan dihadiri unsur Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, jajaran Pengurus Cabang Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Berau dan perwakilan IMI Kalimantan Timur, Ketua MPC Pemuda Pancasila Berau, serta unsur TNI dan Polri.

‎

‎Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan ratusan pembalap yang berasal dari sejumlah kabupaten dan kota, di antaranya Berau, Samarinda, Balikpapan, Tenggarong, Tanjung Selor, Tarakan, hingga Sangatta.

‎

‎Berbagai kelas dipertandingkan, mulai dari kelas utama hingga kelas tambahan, seperti Bebek 4 Tak, Matic, Mini GP, serta kelas khusus lokal. Keberagaman kelas tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pembalap berpengalaman maupun talenta muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di lintasan.

‎

‎

‎Di balik tingginya antusiasme peserta, kebutuhan akan fasilitas balap yang representatif kembali menjadi perhatian. Ketua Pengcab IMI Kabupaten Berau, Noviar Ridwan, berharap Pemerintah Kabupaten Berau memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan sirkuit permanen sebagai sarana pembinaan atlet otomotif.

‎

‎Menurut Noviar, tingginya partisipasi dalam ajang tersebut menjadi salah satu gambaran besarnya potensi olahraga balap motor di Berau. Potensi itu perlu didukung dengan fasilitas yang memadai agar pembinaan atlet dapat berlangsung secara berkelanjutan.

‎

‎“Momentum peringatan HUT Pemuda Pancasila hari ini membuktikan betapa besarnya potensi dan minat pemuda kita di dunia balap motor. Oleh karena itu, kami di IMI Berau sangat berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Berau agar dapat mengalokasikan perhatian untuk pembangunan sirkuit permanen yang baru dan layak,” ujar Noviar Ridwan.

‎

‎Ia menilai, keberadaan sirkuit permanen bukan semata-mata untuk menunjang penyelenggaraan kompetisi. Fasilitas tersebut juga dibutuhkan untuk mendukung keselamatan pembalap, meningkatkan kualitas latihan, serta membuka peluang bagi atlet daerah untuk berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

‎

‎“Kehadiran sirkuit permanen tidak hanya akan menjamin keselamatan serta standar keselamatan atlet, tetapi juga menjadi wadah pembinaan talenta muda Berau agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

‎

<span;>‎Dorongan tersebut sekaligus menempatkan pembangunan infrastruktur olahraga sebagai salah satu kebutuhan yang patut dipertimbangkan pemerintah daerah, seiring dengan berkembangnya minat generasi muda terhadap olahraga otomotif.

‎Dukungan terhadap pembangunan sirkuit permanen juga disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Berau, Desi Fitriansyah. Ia menegaskan bahwa organisasinya siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong program yang memberikan manfaat bagi generasi muda.

‎

‎“Pada prinsipnya, Pemuda Pancasila Kabupaten Berau mendukung penuh program-program pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan sirkuit permanen. Kami percaya bahwa dengan adanya fasilitas yang memadai, energi positif para generasi muda dapat tersalurkan secara berprestasi dan menjauhkan mereka dari aksi balap liar yang membahayakan,” tegas Desi.

‎

‎Menurutnya, penyediaan ruang yang tepat bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat menjadi bagian penting dalam membangun kegiatan kepemudaan yang positif. Kompetisi resmi dengan fasilitas dan pengawasan yang memadai diharapkan dapat menjadi alternatif bagi anak muda yang memiliki ketertarikan pada dunia balap motor.

‎

‎Penyelenggaraan Pemuda Pancasila Cup Road Race Round 8 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda peringatan hari jadi organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet, memperluas kesempatan berkompetisi, serta mendorong perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Berau.

‎

‎Besarnya jumlah peserta dan keterlibatan pembalap lintas daerah menjadi potensi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara organisasi kepemudaan, IMI, komunitas otomotif, dan pemerintah daerah.

‎

‎Di sisi lain, harapan pembangunan sirkuit permanen kini menjadi pekerjaan yang perlu ditindaklanjuti melalui perencanaan, kajian kebutuhan, serta dukungan kebijakan dan anggaran yang sesuai dengan kemampuan daerah.

‎

‎Dengan fasilitas yang lebih memadai dan pembinaan yang berkesinambungan, Berau diharapkan mampu melahirkan pembalap-pembalap berprestasi yang dapat membawa nama Bumi Batiwakkal ke tingkat regional maupun nasional.

“Tim”

‎

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *