PEMALANG , PUBLIKATODAYS.ID — Pemerintah Kecamatan Pemalang menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh calon kepala desa bersama jajaran Forkompimcam. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Pemalang pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Dalam arahannya, Camat Pemalang, Prasetyo Widyatmoko, S.IP., menegaskan agar seluruh kontestan mematuhi koridor hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi sikap kesatria untuk siap menang dan siap kalah. Ia juga secara tegas menyerukan penolakan terhadap praktik politik uang (money politics) guna menjaga integritas demokrasi di tingkat desa.
“Semua calon harus patuhi koridor hukum, siap menang dan siap kalah, serta menolak politik uang,” ujar Prasetyo Widyatmoko di hadapan para peserta.
Selain itu, Prasetyo mengingatkan panitia pemilihan dan pengawas tingkat desa agar menjaga netralitas serta merespon setiap dinamika secara cepat. Ia juga memberikan instruksi khusus agar panitia teliti dalam mengamankan dokumen-dokumen resmi guna mengantisipasi potensi gugatan hukum di kemudian hari.
Sementara itu, Kapolsek Pemalang, AKP Agus Soleh, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pendukung untuk menciptakan suasana pesta rakyat yang aman dan damai (adem ayem). Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah demi menghindari gejolak antar pendukung.
“Pesta rakyat harus damai dan adem ayem. Mari jaga kondusivitas desa masing-masing. Jangan sampai ada gejolak antar calon kades maupun pendukung. Pilkades di Kecamatan Pemalang mengusung konsep pesta demokrasi tradisional dan modern,” tegas AKP Agus Soleh.
Apresiasi atas terselenggaranya deklarasi damai ini turut disampaikan oleh perwakilan Bagian Hukum Pemkab Pemalang, Ibu Nunung.
Ia mengingatkan agar pesta demokrasi tidak menjadi pemicu perpecahan, serta meminta proses Pilkades dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun hukum.
Nunung juga menggarisbawahi pentingnya tertib administrasi yang didukung dokumen sesuai prosedur, bukan sekadar formalitas semata.
Mengingat adanya peluang bagi para calon untuk mengajukan keberatan, ia menegaskan pentingnya netralitas penyelenggara serta larangan keras terhadap segala bentuk tindakan intimidasi dan tidak menyebarkan berita bohong.
Rangkaian acara Deklarasi Damai Pilkades 2026 ini dihadiri oleh jajaran Forkompimcam yang terdiri atas Camat Pemalang, Kapolsek Pemalang, Danramil Pemalang, seluruh calon kepala desa se-Kecamatan Pemalang, serta segenap tamu undangan.
(Tim AWPB)














