PEMALANG, Publikatodays.com — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang menggelar audiensi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang, Pada hari Rabu, 2 September 2026.
Audiensi yang berlangsung di aula kantor DPUPR ini membahas efektivitas, regulasi, dan kualitas pengerjaan proyek infrastruktur menjelang anggaran akhir tahun.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang, H. Aris Ismail, menyoroti kelayakan durasi pelaksanaan proyek lelang yang dibiayai dari anggaran pinjaman Bank Jateng. Menurutnya, pengerjaan yang terburu-buru mendekati penghujung tahun berisiko mengabaikan masa persetujuan (curing time) beton.
“Durasi pekerjaan hingga masa pemanasan beton riskan tidak mencukupi jika dipaksakan menjelang akhir tahun. Jika hasil konstruksi tidak tepat waktu dan kualitasnya buruk, ini berpotensi memicu pemborosan anggaran,” ujar Ketua MPC Aris.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PAC Pemuda Pancasila Bantarbolang, Teguh Suwito, menekankan pentingnya komitmen terhadap prinsip tepat guna, tepat mutu, dan tepat sasaran. Ia mengingatkan agar alasan kepentingan masyarakat tidak dijadikan legitimasi untuk menerabas regulasi atau menurunkan standar spesifikasi teknis.
“Jangan sampai alasan demi kepentingan masyarakat dijadikan pembenaran untuk mengabaikan regulasi dan menurunkan standar kualitas konstruksi,” tegas Teguh.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan MPC serta perwakilan para Ketua PAC Pemuda Pancasila Pemalang, dan diterima langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pemalang beserta jajarannya.
Pengerjaan proyek fisik di penghujung tahun anggaran secara teknis memang kerap menghadapi tantangan tinggi, khususnya terkait dengan menyediakan durasi pengeringan beton dan potensi penurunan kualitas akibat faktor cuaca.















