Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Rustiyono Bakal Calon Kades Mayahan 2027-2035 Paparkan Visi Astabrata Dan Klarifikasi Isu Jalan Serta Pupuk Rustiyono Bakal Calon Kades Mayahan 2027-2035 Paparkan Visi Astabrata Dan Klarifikasi Isu Jalan Serta Pupuk

6
×

Rustiyono Bakal Calon Kades Mayahan 2027-2035 Paparkan Visi Astabrata Dan Klarifikasi Isu Jalan Serta Pupuk Rustiyono Bakal Calon Kades Mayahan 2027-2035 Paparkan Visi Astabrata Dan Klarifikasi Isu Jalan Serta Pupuk

Share this article

GROBOGAN, Publikatodays.com – Bakal Calon Kepala Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Rustiyono S.Pd.I, SHI, MH atau akrab disapa Pak Ros, menyatakan kesiapannya maju di Pilkades 2027-2035. Hal itu ia sampaikan dalam wawancara bersama Laskar Merah Putih Mada Jateng dan Aktivis Ndeso, Fakta 88 yang dipandu Bu Siti Winarsih dan Adv. Adi Prayitno, SH., M.Kn. Pada hari Selasa, 8 September 2026.

1. Visi Astabrata Tegas Tur Mumpuni

Example 300x600

Pak Ros mengusung visi mengimplementasikan kepemimpinan Astabrata dengan nilai Pancasila dan kearifan lokal, dengan slogan Tegas tur Mumpuni. Tegas artinya sentosa dan pendirian yang teguh, Mumpuni artinya ahli dan menguasai bidangnya.

Delapan sifat tersebut adalah Indra Brata (hujan/pelayanan), Surya Brata (matahari/keadilan), Bayu Brata (angin/visioner), Candra Brata (bulan/kedamaian dan agama), Anila Brata (humanisme), Danada Brata (optimisme), Kuwera/Brahma Brata (intelektual), dan Bumi Brata (bermanfaat bagi rakyat).

Misinya melanjutkan program baik dari Kades saat ini Bu Ambar yang merupakan istrinya. “Yang bagus kita lanjutkan, yang kurang baik kita perbaiki,” tegasnya.

2. Klarifikasi Jalan Kemetiran

Menjawab isu jalan jelek, Pak Ros menjelaskan Desa Mayahan terdiri dari 7 dusun. Jalan yang dibicarakan adalah Jalan Kemetiran di Dusun Kayen, Sumberejo dan Ngampel, poros utama menuju Desa Pulorambe.

Dulu lebar jalan hanya 3 meter, kini sudah dicor blok menjadi 4 meter di era Bu Ambar. Dalam Musdes anggaran tiap dusun sama, namun Kadus Kayen dan Sumberejo menyetujui anggaran 4 dusun digabung dulu untuk fokus membangun Kemetiran. Kerusakan kembali terjadi karena tanah labil di samping saluran dan truk over tonase.

“Jangan digoreng jadi fitnah untuk kepentingan politik. Jalan Mayahan sudah cenderung lebih bagus dibandingkan desa lain,” ujarnya.

3. Bongkar Dugaan Pupuk Subsidi

Pupuk tanah, Pak Ros menyebut petani MT 1 dan MT 2 kesulitan subsidi pupuk hingga harus beli non-subsidi mahal. Setelah memeriksa RDKK, ia menemukan kejanggalan: muncul RDKK jagung, padahal petani Mayahan setelah MT 2 menanam kacang hijau yang tidak membutuhkan subsidi pupuk. Anehnya pupuk jagung itu sudah ditebus di Pupuk Indonesia oleh PTS/PPTS.

Ia juga menemukan daftar RDKK berisi warga yang bukan petani dan warga yang sudah meninggal, namun pupuknya tetap ditebus. Seharusnya jika penggarap tidak terdaftar, harus ada surat penyerahan yang ditandatangani Kades, namun Kades lama tidak pernah dimintai tanda tangan.

Hasil penyelidikannya, pupuk tersebut diduga diangkut truk dan dijual, bahkan ada petani luar desa seperti dari Desa Dono yang memaafkan di PPTS Mayahan padahal lahannya bukan di Mayahan. Menurutnya PPTS tidak memotong dan melanggar Peraturan Menteri Pertanian.

Ia juga mengisyaratkan adanya intimidasi kepada petani dengan ancaman tidak diberi pupuk. Ia meminta LMP dan Fakta 88 diperbolehkan laporan ini ke Kementerian Pertanian dan Pupuk Indonesia.

“Semua ada buktinya, dokumen RDKK, daftar nama, foto truk. Kalau diperlukan akan saya berikan,” tutupnya.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *