Kepemimpinan Amsakar–Li Claudia Dinilai Berhasil Dorong Kepercayaan Investasi dan Akselerasi Pembangunan Batam

Batam, publikatodays.com – Kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra dinilai berhasil membawa arah baru pembangunan Batam yang lebih terukur, progresif, dan berorientasi pada hasil nyata.

Sepanjang tahun 2025, duet kepemimpinan ini mampu menjaga stabilitas iklim investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan global.
Di bawah komando Amsakar Achmad, BP Batam mencatat realisasi investasi sebesar Rp54,74 triliun dari target Rp60 triliun. Capaian tersebut menjadi indikator kuatnya meningkatnya kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kawasan strategis nasional. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi Batam melonjak hingga 6,89 persen, melampaui pencapaian tahun sebelumnya.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran Li Claudia Chandra yang dikenal aktif mendorong pembenahan tata kelola, percepatan pelayanan, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Kolaborasi keduanya dinilai menghadirkan kepemimpinan yang solid- menggabungkan ketegasan arah kebijakan dengan pendekatan manajerial yang responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.
Amsakar menegaskan bahwa sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan BP Batam dalam menjaga ritme pembangunan. Fokus pembenahan perizinan, penyederhanaan regulasi, serta peningkatan kualitas layanan publik terus dilakukan untuk memastikan Batam tetap kompetitif di mata investor.
“Kepercayaan investor adalah modal utama. Tugas kami adalah memastikan iklim usaha tetap kondusif dan pembangunan berkelanjutan,” tegas Amsakar.

Sementara itu, Li Claudia Chandra menekankan pentingnya konsistensi kebijakan dan kepastian hukum agar setiap investasi yang masuk mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Batam.

Dengan landasan kinerja yang telah dibangun sepanjang tahun 2025, kepemimpinan Amsakar–Li Claudia diyakini siap membawa Batam memasuki lompatan pembangunan pada tahun 2026, menjadikan kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, modern, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *