Wisata Maut di Sambau! Ketua PAC Hanura Nongsa Desak Polisi Bongkar Praktik Ilegal, Ancam Tutup Paksa Lokasi

Batam, publikatodays.com– Ketua PAC Partai Hanura Kecamatan Nongsa, Mitra Julias Tama, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan praktik wisata ilegal di wilayah Kelurahan Sambau, Teluk Mata Ikan, setelah adanya insiden seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di lokasi tersebut.

Mitra mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat setempat, korban diduga tenggelam di kubangan bekas lubang galian pasir. Ia menegaskan, lokasi tersebut bukanlah danau alami maupun objek wisata resmi, melainkan area bekas aktivitas tambang yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Informasi yang kami terima dari masyarakat, itu merupakan bekas galian pasir, bukan tempat wisata. Namun tetap dikunjungi warga,” ujarnya.
Ia juga menyoroti adanya dugaan pungutan terhadap pengunjung yang masuk ke lokasi tersebut, dengan tarif sekitar Rp5.000 per orang. Menurutnya, hal ini mengindikasikan adanya pihak yang mengelola area tersebut secara tidak resmi.
“Kalau bukan wisata ilegal, tidak mungkin ada pungutan kepada pengunjung. Informasinya, yang mengambil uang masuk adalah oknum di lokasi,” katanya.
Mitra menegaskan, pihak yang melakukan pungutan dan diduga mengelola lokasi tersebut harus bertanggung jawab atas insiden yang terjadi. Ia meminta aparat kepolisian, khususnya Polsek Nongsa, segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pihak yang menjadi dalang di balik aktivitas tersebut.
Selain itu, ia juga mendesak agar seluruh fasilitas yang ada di lokasi, seperti pondok-pondok, segera ditertibkan hingga dibongkar, serta area tersebut ditutup guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Segera selidiki dan tindak tegas. Bongkar seluruh pondok dan tutup lokasi tersebut,” tegasnya.

Ia bahkan menyatakan, apabila aparat kepolisian tidak segera mengambil langkah penutupan, pihaknya bersama masyarakat akan turun langsung untuk menutup lokasi tersebut.

“Jika aparat tidak menutupnya, kami dari Partai Hanura bersama masyarakat akan menutup lokasi itu demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *