Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahEkonomiKecamatan UlujamiTechnologyTrending

Matangkan Persiapan Grebeg 1000 Kemeja 2026, Camat Ulujami Gelar Rakor Lintas Sektor di Mina Padi Sukorejo

11
×

Matangkan Persiapan Grebeg 1000 Kemeja 2026, Camat Ulujami Gelar Rakor Lintas Sektor di Mina Padi Sukorejo

Share this article

PEMALANG, Publikatodays.com – Potensi konveksi industri di Kabupaten Pemalang terus didorong untuk naik kelas. Salah satu pusat konveksi kemeja terbesar terletak di Kecamatan Ulujami, tepatnya di Desa Sukorejo. Dari tangan terampil warga setempat, produk kemeja home industri mampu bersaing di pasar regional hingga nasional, baik dari segi kualitas jahitan maupun variasi model yang kekinian.

Berangkat dari potensi unggulan tersebut, Pemerintah Desa Sukorejo bersama Pemerintah Kecamatan Ulujami berencana menggelar sebuah acara akbar bertajuk Festival Grebeg 1000 Kemeja Pemalang Tahun 2026. Acara ini akan berlangsung pada awal September 2026 mendatang.

Example 300x600

Guna memastikan acara berjalan sukses dan meriah, persiapan matang mulai dilakukan. Camat Ulujami, Waluyo, secara langsung memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Rakor tersebut dipusatkan di kawasan objek wisata unggulan desa setempat, yakni Wisata Mina Padi Desa Sukorejo. Rapat berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

Hadir dalam rakor tersebut antara Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Ulujami, perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pemalang, di antaranya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan (Diskumdag), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Tidak hanya unsur pemerintahan, Camat Waluyo juga melibatkan unsur akademisi dan penggerak desa. Tampak hadir mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes) Giat 16 yang sedang bertugas di Desa Sukorejo, jajaran Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukorejo, serta pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukorejo.

Dalam keterangannya seusai rakor, Camat Ulujami Waluyo menegaskan bahwa Festival Grebeg 1000 Kemeja ini bukan sekedar seremoni, melainkan wujud rasa bangga dan jati diri masyarakat Sukorejo sebagai kampung konveksi kemeja.

“Festival ini kami gelar sebagai bentuk kebanggaan masyarakat Desa Sukorejo yang selama ini dikenal sebagai sentra konveksi penghasil kemeja berkualitas. Ini adalah identitas kami, dan sudah saatnya kita angkat dan rayakan bersama,” ujar Waluyo.

Lebih lanjut, Waluyo menjelaskan bahwa festival ini memiliki dua tujuan strategis sekaligus. Selain menjadi panggung untuk menampilkan karya-karya terbaik para penjahit lokal, festival ini juga menjadi momentum emas untuk mempromosikan Desa Wisata Mina Padi Sukorejo.

Menurutnya, Desa Wisata Mina Padi memiliki paket wisata yang sangat lengkap dan potensial untuk menarik wisatawan.

“Acara ini nantinya juga sekaligus menjadi ajang promosi Desa Wisata Mina Padi Sukorejo. Di sana ada banyak potensi, mulai dari kolam renang, wisata edukasi hidroponik, wisata edukasi pertanian sawah, budidaya ternak lele, dan berbagai wahana menarik lainnya. Rencananya festival ini akan kita pusatkan di sana pada awal September 2026,” jelasnya.

Pihaknya berharap, melalui Festival Grebeg 1000 Kemeja ini dapat memberikan dampak domino yang positif bagi perekonomian masyarakat. Mulai dari menggeliatnya industri konveksi, meningkatnya kunjungan wisata, hingga tumbuhnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar Kecamatan Ulujami.

“Harapan besar kami, festival ini bisa berjalan sukses, meriah, dan berkelanjutan. Kami ingin ini menjadi agenda tahunan, tidak hanya di tingkat Kabupaten Pemalang, tapi bisa masuk kalender event Provinsi Jawa Tengah. Ujungnya, perekonomian masyarakat bisa semakin meningkat dan sejahtera,” tutupnya.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *