Kepulauan meranti, publicatodays.com— Bencana tanah runtuh akibat tingginya curah hujan dan abrasi pantai hampir merobohkan seluruh rumah warga Suku Akit di Dusun Senyongkong, Desa Tenggayun Raya, Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Rekaman video yang ditayangkan menampilkan kondisi tanah pesisir yang amblas dan tergerus udara laut. Beberapa rumah warga kini berada sangat dekat dengan bibir pantai, menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya runtuhan susulan, terutama saat hujan lebat disertai pasang laut tinggi.
Ironisnya, abrasi di Pulau Rangsang bukanlah persoalan baru. Bencana ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan kini semakin berkurang, khususnya di wilayah Kecamatan Rangsang Pesisir dan Kecamatan Rangsang Barat. Dampaknya sangat nyata: puluhan hektar kebun warga hilang, rumah-rumah pesisir rusak hingga tenggelam, serta garis pantai terus mengalami kerusakan signifikan setiap tahunnya.
Pulau Rangsang memiliki nilai strategis nasional karena berada di kawasan perbatasan negara, berhadapan langsung dengan Malaysia dan Singapura. Kondisi ini menjadikan abrasi bukan hanya masalah lingkungan dan kemanusiaan, tetapi juga terkait dengan berkelanjutannya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Jika abrasi terus dibiarkan tanpa penanganan yang serius, yang terjadi bukan hanya organisasi warga yang hilang, tetapi juga wilayah daratan Indonesia akan terus terkikis. Warga menilai lambannya penanganan abrasi di kawasan perbatasan berpotensi menimbulkan dampak strategis jangka panjang.
Masyarakat Pulau Rangsang mendesak pemerintah pusat untuk segera turun tangan secara nyata dengan membangun penahan ombak permanen seperti pemecah gelombang atau revetment yang terintegrasi dan berkelanjutan. Upaya tambal sulam dinilai tidak lagi efektif menghadapi gelombang laut yang semakin kuat akibat perubahan iklim.
“Pulau ini berada di beranda depan Indonesia. Kalau abrasi dibiarkan, bukan hanya rumah kami yang hilang, tapi juga harga diri dan wilayah negara,” ungkap seorang warga pesisir.
Warga berharap, status Pulau Rangsang sebagai strategi wilayah perbatasan menjadi perhatian serius pemerintah pusat agar penanganan abrasi dilakukan secara menyeluruh, cepat, dan berorientasi jangka panjang demi keselamatan rakyat dan keutuhan wilayah NKRI.
