Sekdin Perpuska Pemalang Beri Klarifikasi Terkait Pelat Putih Viral

 

​Pemalang, Publikatodays.com – Polemik dugaan manipulasi identitas kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemalang) akhirnya menemui titik terang. Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpuska) Kabupaten Pemalang, Sobirin, secara resmi mengakui kelalaiannya terkait penggunaan pelat putih pada kendaraan operasional bernomor polisi G 4178 XD.

​Klarifikasi ini merupakan respons cepat setelah unggahan di media sosial menjadi viral. Kendaraan tersebut terekam kamera menggunakan pelat putih, yang diduga dilakukan untuk menyamarkan identitas kendaraan dinas saat digunakan di luar jam kantor.

​Pengakuan dan Komitmen Pertanggungjawaban
​Dalam pernyataan resminya pada Selasa (24/3/2026), Sobirin mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan penyalahgunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

​”Saya menyatakan lalai dan bersalah menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi. Saya siap bertanggung jawab sepenuhnya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di masa mendatang,” tegas Sobirin dalam keterangan tertulisnya.

​Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Senin (23/3), saat menghadiri Reuni Akbar SMK Negeri 1 Pemalang dalam kapasitasnya sebagai anggota Komite Sekolah. Sobirin berdalih perubahan warna pelat dilakukan karena rasa canggung menggunakan identitas kendaraan dinas di acara non-kedinasan.

​Sebelum pengakuan resmi ini mencuat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pemalang sempat memberikan keterangan awal bahwa unit tersebut bukan merupakan aset instansi mereka maupun Sekretariat Daerah (Setda) berdasarkan analisis fisik awal. Namun, dengan adanya pengakuan langsung dari yang bersangkutan, status kepemilikan aset tersebut kini telah terkonfirmasi.

​Sebagai penutup, Sobirin menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Bupati Pemalang, Pj Sekda, Kepala Dinperpuska, rekan sejawat ASN, serta seluruh lapisan masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh tindakannya.
​(Alwi Assagaf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *