Sampang, publikatodays.com- Kecamatan Tambelangan (Senin,27,April,2026)— Video yang tengah viral di media sosial menunjukkan konvoi siswa SMK 1 Tambelangan yang baru saja meraih juara bergilir Forza Gloria Season 3 melakukan aksi ugal-ugalan saat berkendara di jalan raya! Yang lebih mengkhawatirkan, konvoi tersebut DIDUGA DIKAWAL MOBIL PATROLI POLSEK TAMBELANGAN padahal banyak terlihat melanggar peraturan lalu lintas yang baik dan aman!
RAIH JUARA MALAH BUAT KERIBETAN – BANYAK PERILAKU TIDAK AMAN TERLIHAT DI VIDEO!
Dalam video yang beredar, konvoi kendaraan milik siswa dan pihak sekolah terlihat melakukan berbagai aksi yang tidak aman seperti melintasi jalur secara sembarangan, membentuk formasi yang tidak sesuai dengan aturan, bahkan ada yang mengeluarkan badan dari kendaraan. Padahal acara perayaan kemenangan seharusnya dilakukan dengan tetap menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
MAT TERBANG: “SAYANGKAN ADA OKNUM POLISI YANG MEMBIARKAN PERILAKU TIDAK BENAR INI!”
Mat Terbang, seorang pemuda dari Kabupaten Sampang, menyampaikan rasa prihatinnya terhadap kejadian tersebut. “Kita senang sekali SMK 1 Tambelangan meraih juara, tapi cara merayakannya tidak boleh dengan melanggar aturan lalu lintas. Apalagi jika benar ada mobil patroli Polsek Tambelangan yang mengawal tapi tidak mengingatkan atau menegakkan hukum – ini menunjukkan adanya pembiaran dari oknum polisi yang seharusnya menjaga ketertiban lalu lintas!” ujar Mat Terbang dengan nada prihatin.
PERILAKU UGAL-UGALAN LALU LINTAS BERBAHAYA – BISA MENYEBABKAN KECELAKAAN!
Aksi ugal-ugalan saat berkendara bukan hanya melanggar peraturan, tapi juga sangat berbahaya bagi keselamatan semua pengguna jalan. Kecelakaan lalu lintas bisa terjadi kapan saja akibat perilaku yang tidak aman seperti itu, baik bagi pelaku maupun orang lain yang tidak bersalah.
MASYARAKAT BERHARAP POLSEK TAMBELANGAN SEGERA BERIKAN KLARIFIKASI!
Masyarakat berharap pihak Polsek Tambelangan segera memberikan klarifikasi terkait keberadaan mobil patroli dalam konvoi tersebut. Juga diharapkan pihak sekolah dan kepolisian memberikan pemahaman kepada siswa bahwa perayaan kemenangan harus dilakukan dengan tetap menjaga disiplin dan keselamatan.
“MERAIH JUARA HARUS DIRAYAKAN DENGAN BAIK, TIDAK BOLEH JADI ALASAN UNTUK MELANGGAR PERATURAN – POLISI HARUS TEGAS DAN TIDAK MEMBIARKAN PERILAKU TIDAK BENAR!”
(Mat)
