Solar Tumpah ke Tanah, Pengelolaan Limbah di PT PSG Dipertanyakan

Berau, publikatodays.com – Dugaan lemahnya pengelolaan lingkungan kembali mencuat. Kali ini sorotan mengarah kepada PT Prima Sarana Gemilang setelah terjadi tumpahan solar saat proses pengisian bahan bakar yang disebut-sebut langsung mengalir dan meresap ke tanah tanpa adanya penanganan serius maupun tindak lanjut yang jelas.

Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan besar terkait komitmen perusahaan terhadap pengelolaan limbah dan pencegahan pencemaran lingkungan. Solar yang tumpah ke tanah bukan sekadar persoalan teknis biasa, melainkan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak segera ditangani sesuai prosedur.

Sejumlah pihak menilai kejadian ini tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya, setiap perusahaan yang melakukan aktivitas pengisian dan penyimpanan bahan bakar memiliki kewajiban menerapkan standar keselamatan dan perlindungan lingkungan untuk mencegah terjadinya pencemaran.

“Bagaimana bisa solar tumpah langsung ke tanah dan tidak segera dilakukan penanganan? Apakah perusahaan tidak memiliki prosedur tanggap darurat lingkungan? Berapa volume solar yang tumpah dan siapa yang bertanggung jawab. dan apabila sidak atau kunjungan dinas terkait lingkungan itu bekas tumpahan solar dan lainnya langsung disekrap/ timbun untuk menghilangkan jejak” ujar salah seorang sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Yang menjadi sorotan, hingga kini belum terlihat adanya upaya pemulihan area terdampak maupun penjelasan terbuka dari pihak perusahaan. Kondisi tersebut memicu dugaan adanya pembiaran terhadap potensi pencemaran lingkungan.

Masyarakat dan pemerhati lingkungan mendesak instansi terkait untuk turun tangan melakukan pemeriksaan lapangan. Jika terbukti terjadi pelanggaran, perusahaan diminta bertanggung jawab dan tidak sekadar menutup persoalan tanpa penyelesaian.
Kasus ini juga memunculkan sejumlah pertanyaan yang layak dijawab pihak perusahaan:
*Berapa volume solar yang tumpah ke tanah?
*Apakah lokasi tersebut memiliki fasilitas penampungan tumpahan (spill containment)?
*Langkah apa yang telah dilakukan untuk membersihkan area yang tercemar?
*Apakah kejadian tersebut telah dilaporkan kepada instansi lingkungan hidup?
*Mengapa hingga kini tidak ada informasi mengenai tindak lanjut penanganan?
*Apakah perusahaan telah melakukan investigasi internal terhadap kejadian tersebut?

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media dilapangan, tidak ada tanggapan. Oleh eksternal/ CSR Rudi dari pihak PT PSG untuk konfirmasi dan memberikan penjelasan resmi terkait dugaan tumpahan solar yang langsung mencemari tanah dan tidak segera ditindaklanjuti.

Jika benar terjadi pembiaran, maka persoalannya bukan lagi sekadar tumpahan solar, melainkan menyangkut tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan yang menjadi bagian dari wilayah operasionalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *