Publika todays.com|Garut-Pembangunan penampungan air yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat di Kampung Baluwuk, Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Prov. Jawa Barat, harus terhenti sementara, karena proses pelaksanaannya memasuki tahap jeda.
Pembangunan penampungan tersebut yakni dibiayai dari kontribusi masyarakat atau swadaya, hal tersebut di lontarkan beberapa warga di lingkungan, “Ini anggaran swadaya pak, dari masyarakat bukan dari pemerintah kebetulan sementara libur dulu pak,” tandas warga tersebut.

Kepala Desa Cinta, Karangtengah, Garut, Ghaos Hamdani, memberikan penjelasan lebih lanjut ketika dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Senin (22/06/2026). Menurutnya, awalnya terdapat masalah kebocoran pada torn yang merupakan bantuan pemerintah, akibat posisi yang terlalu dekat dengan tepian.
“Jadi waktu itu memang tidak ada usulan. Awalnya ada kebocoran dari torn karena terlalu kepinggir, torn itu kan bantuan. Nah sekarang bergulir tiap RT, saya kira mau diganti torn padahal kan praktis tau-tau ngembangun penampungan kan anggaran jadi lumayan, insyaallah Jumat juga beres,” tandasnya.
Kepala Desa menjelaskan bahwa meskipun awalnya tidak ada usulan pembangunan penampungan air, pihak desa mendukung langkah swadaya yang dilakukan oleh masyarakat. Ia menyampaikan harapan bahwa pembangunan dapat selesai pada hari Jumat mendatang dengan dukungan dari seluruh warga di setiap RT.
Masyarakat berharap bahwa dengan selesainya pembangunan penampungan air, masalah ketersediaan air bersih di Kampung Baluwuk tersebut dapat teratasi dengan lebih baik, terutama mengingat sebelumnya pernah terjadi kebocoran pada torn yang menjadi sumber air utama di wilayah kampung Baluwuk, Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut.














