Minahasa Selatan-Publikatodays. – Menjelang perayaan Pengucapan Syukur yang akan dirayakan masyarakat Minahasa Selatan khususnya di Kecamatan Tenga pada esok hari Minggu 12 Juli 2026, Camat Tenga Sonny Sagai mengajak seluruh warga untuk menjadikan momen ini sebagai ajang mempererat kekeluargaan dan toleransi antar umat. Sabtu (11/7/2026)
Menurut Camat Sonny, Pengucapan Syukur adalah budaya luhur masyarakat Minsel yang sudah turun-temurun.
“Pengucapan Syukur adalah budaya setiap tahun menyambut keluarga, sahabat dari luar desa untuk datang pasiar ke rumah-rumah. Ini momentum yang sangat baik untuk kita saling bertemu dan mempererat silaturahmi,” ujar Camat Sonny Sagai kepada awak media.
Beliau juga menegaskan makna terdalam dari perayaan ini.
“Pengucapan Syukur berarti kita mengucap syukur atas berkat dan penyertaan Tuhan sepanjang tahun,” lanjutnya.
Sebagai Camat, Sonny Sagai menghimbau seluruh masyarakat Kecamatan Tenga agar merayakan Pengucapan Syukur dengan tertib dan penuh iman:
1. Rayakan di rumah Ibadah. Berikan persembahan yang terbaik untuk Tuhan
2. Rayakan dengan kesederhanaan, jangan dengan pesta pora
3. Hindari minuman keras dan musik berlebihan yang dapat mengganggu orang lain
4. Jaga keamanan dan ketertiban lingkungan
5. Bagi pemilik warung/kios kecil untuk tidak menjajakan minuman keras
6. Kendaraan jangan diparkir sembarangan agar tidak menghambat arus lalu lintas
Camat Sonny berharap Pengucapan Syukur tahun ini berjalan aman, damai, dan penuh sukacita.
“Marilah kita sambut Pengucapan Syukur dengan sukacita, tapi tetap dalam koridor iman dan budaya kita orang Minsel,” tutupnya.
Pemerintah Kecamatan Tenga juga akan berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk memastikan perayaan berjalan lancar
Jacky Saroinsong















