Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaNasional

Di tengah berbagai isu yang berkembang, Kapolri dan Jaksa Agung tegaskan hubungan Polri dan Kejaksaan tetap solid serta siap memperkuat kolaborasi penegakan hukum nasional

38
×

Di tengah berbagai isu yang berkembang, Kapolri dan Jaksa Agung tegaskan hubungan Polri dan Kejaksaan tetap solid serta siap memperkuat kolaborasi penegakan hukum nasional

Share this article

 

Jakarta, publikatodays.com– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Kapolri bertemu langsung dengan Sanitiar Burhanuddin guna membahas penguatan sinergitas antara Polri dan Kejaksaan dalam sistem peradilan pidana nasional.

Example 300x600

 

Usai pertemuan, kedua pimpinan lembaga penegak hukum tersebut memberikan keterangan kepada awak media. Suasana penuh keakraban terlihat sejak awal pernyataan, di mana Jaksa Agung menyebut Kapolri sebagai sahabat, sementara Kapolri menyampaikan penghormatan kepada Burhanuddin sebagai sosok yang dianggapnya sebagai kakak asuh.

 

Jaksa Agung menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan silaturahmi rutin yang bertujuan memperkuat koordinasi dan kerja sama antarlembaga. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara penyidik dan penuntut umum sangat penting untuk menciptakan proses penegakan hukum yang efektif dan berkeadilan.

 

“Ini adalah silaturahmi biasa yang kami lakukan. Kami selalu berpikir bagaimana melakukan perbaikan ke depan. Sinergitas antara Kejaksaan dan Polri harus terus diperkuat karena kedua institusi memiliki peran yang saling berkaitan dalam penegakan hukum,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kapolri menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis, termasuk penguatan koordinasi dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system) serta persiapan menghadapi implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

 

Menurut Listyo Sigit, harmonisasi antara penyidik Polri dan jaksa penuntut umum menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan hukum yang maksimal kepada masyarakat. Karena itu, kedua institusi berkomitmen meningkatkan komunikasi dan koordinasi di semua tingkatan.

 

Selain membahas penguatan kelembagaan, kedua pihak juga menyoroti program pertukaran pendidikan dan pelatihan antara personel Kejaksaan dan Polri. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tugas masing-masing institusi sehingga koordinasi penanganan perkara dapat berjalan lebih efektif.

 

“Dengan adanya pertukaran pendidikan dan peningkatan koordinasi, diharapkan seluruh proses dalam criminal justice system dapat berjalan lebih baik dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” kata Kapolri.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menepis berbagai spekulasi yang menyebut adanya ketegangan antara Polri dan Kejaksaan. Ia menegaskan bahwa hubungan kedua lembaga tetap solid dan tidak terdapat persoalan institusional sebagaimana yang berkembang di tengah masyarakat.

 

“Tidak ada masalah antara dua institusi. Kami sepakat untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat sinergitas hingga ke tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tegasnya.

 

Kapolri menambahkan, kolaborasi yang kuat antara Polri dan Kejaksaan sangat diperlukan untuk mengawal berbagai program strategis pemerintah serta memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

 

Pertemuan tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara Polri dan Kejaksaan dalam memperkuat kerja sama demi terciptanya sistem penegakan hukum yang semakin efektif, modern, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *