Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaHukumKorupsiKPKNasional

KPK Perluas Penggeledahan ke Ruang Sekda dan Kabag Umum Pemalang Usai OTT Bupati Anom Widiyantoro

13
×

KPK Perluas Penggeledahan ke Ruang Sekda dan Kabag Umum Pemalang Usai OTT Bupati Anom Widiyantoro

Share this article

PEMALANG, Publikatodays.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas dan memperdalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.Setelah sebelumnya menyasar rumah dinas dan kantor Bupati, tim penyidik kini menyisir sejumlah ruangan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, yakni ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Setda Pemalang, pada Jumat (31/7/2026).

Penggeledahan maraton ini merupakan rangkaian tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beberapa waktu lalu. Langkah agresif ini menjadi sinyal kuat bahwa lembaga antirasuah tidak hanya membidik pelaku utama, tetapi juga tengah menelusuri secara komprehensif alur dokumen, aliran dana, hingga jejak administrasi yang diduga berkaitan erat dengan perkara korupsi tersebut.

Example 300x600

Sebelumnya, tim penyidik KPK terlebih dahulu melakukan penggeledahan di kediaman Mohamad Haris alias Gus Haris yang berlokasi di Jalan Belimbing, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang. Sosok Gus Haris sendiri diketahui merupakan orang kepercayaan Bupati Anom Widiyantoro, sehingga kediamannya menjadi salah satu target awal untuk membongkar konstruksi perkara.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proses penggeledahan di kompleks pusat pemerintahan Kabupaten Pemalang berlangsung pada siang hari. Sekitar pukul 13.15 WIB, empat unit mobil Toyota Innova berwarna hitam yang membawa rombongan penyidik KPK memasuki area Pendopo dan Kantor Bupati Pemalang.

Setibanya di lokasi, tim yang berjumlah belasan orang tersebut langsung berkoordinasi dengan petugas pelayanan tamu dan aparat keamanan dalam. Tanpa menunggu lama, penyidik kemudian bergerak cepat menuju rumah dinas Bupati yang selama ini juga difungsikan sebagai kantor kerja Bupati.

Tidak berhenti di satu titik, penyidik kemudian memperluas area penggeledahan dengan menyisir ruang kerja Sekretaris Daerah dan ruang kerja Kepala Bagian Umum. Dua ruangan tersebut dinilai vital karena menjadi pusat administrasi, pengarsipan surat-menyurat, dan pengelolaan anggaran rumah tangga bupati.

Penyisiran di sejumlah titik strategis di jantung pemerintahan Pemalang ini menegaskan bahwa fokus penyidikan KPK tidak terpaku pada satu lokasi saja. Penyidik diduga kuat tengah mencari dokumen-dokumen penting, barang bukti elektronik, catatan keuangan, maupun bukti lain yang dapat menguatkan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diusut.

Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan di lingkungan Pemkab Pemalang masih terus berlangsung dengan penjagaan ketat. Pihak KPK sendiri belum memberikan keterangan resmi kepada awak media terkait apa saja barang bukti yang berhasil diamankan maupun temuan sementara dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi tersebut.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *