Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahDPR RI

Rizal Bawazier Sampaikan Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Duet KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Sebagai Pucuk Pimpinan PBNU 2026-2031

16
×

Rizal Bawazier Sampaikan Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Duet KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin Sebagai Pucuk Pimpinan PBNU 2026-2031

Share this article

JAKARTA, Publikatodays.com — Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan Jawa Tengah X, Rizal Bawazier, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya kepemimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.

Ucapan selamat tersebut disampaikan Rizal Bawazier secara terbuka melalui unggahan di akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan bernuansa hijau khas PKS itu, ia menampilkan foto KH Miftachul Akhyar dan KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, lengkap dengan tulisan “Selamat & Sukses atas Terpilihnya”.

Example 300x600

Rizal Bawazier secara khusus memberikan apresiasi atas amanah besar yang kini diemban oleh dua tokoh sentral NU tersebut. Menurutnya, terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU merupakan momentum penting bagi perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Seperti diketahui, penetapan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU tersebut merupakan hasil dari Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang digelar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Muktamar yang menjadi forum permusyawaratan tertinggi di lingkungan NU itu berjalan dengan khidmat dan penuh dinamika.

KH Miftachul Akhyar kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin sebagai Rais Aam PBNU. Ulama kharismatik tersebut ditetapkan melalui mekanisme musyawarah Ahlul Halli Wal ‘Aqdi (AHWA), sebuah dewan yang beranggotakan kiai-kiai sepuh dan berintegritas tinggi yang bertugas memilih Rais Aam. Dengan penetapan ini, KH Miftachul Akhyar melanjutkan kepemimpinannya setelah sebelumnya mengemban amanah yang sama pada periode 2021-2026.

Sementara itu, posisi Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 secara resmi diamanahkan kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut juga ditetapkan melalui mekanisme musyawarah mufakat AHWA. Sebelumnya, dalam proses penjaringan calon Ketua Umum, Gus Kikin tercatat sebagai peraih suara terbanyak dengan dukungan 472 suara, menunjukkan besarnya kepercayaan para muktamirin terhadap sosoknya.

Penetapan dua tokoh tersebut secara resmi menandai dimulainya era kepemimpinan baru PBNU untuk lima tahun ke depan. Kolaborasi antara KH Miftachul Akhyar sebagai pemimpin tertinggi di bidang keagamaan (Rais Aam) dan Gus Kikin sebagai eksekutor organisasi (Ketua Umum) diharapkan mampu membawa NU semakin solid.

Ucapan yang disampaikan Rizal Bawazier ini pun menjadi bagian dari gelombang respon positif dari berbagai kalangan tokoh nasional terhadap lahirnya kepemimpinan baru PBNU. Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang, Rizal menampilkan identitasnya sebagai Anggota Fraksi PKS DPR RI dalam unggahan tersebut.

Pihaknya berharap, di bawah nahkoda KH Miftachul Akhyar dan Gus Kikin, PBNU akan semakin kokoh dalam menjalankan peran keumatan, menjaga tradisi keislaman Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi persatuan, keutuhan, dan kemajuan kehidupan berbangsa dan bernegara selama periode 2026-2031.

“Selamat dan sukses atas terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Semoga amanah besar ini membawa keberkahan untuk umat, bangsa, dan negara,” tulis pesan yang tertera dalam unggahan Anggota Komisi VI DPR RI tersebut.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *